Beranda Daerah BUMN Dan Swasta Saling Rebut Lelang Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat

BUMN Dan Swasta Saling Rebut Lelang Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat

72
0

Sidoarjo, Jatim

Mundurnya Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat jadi pertarungan antara Perusahaan kontraktor swasta PT. Permata Anugerah Yalapersada bersaing dengan PT. Pembangunan Perumahan (Persero), milik BUMN.
 
Terkait hal tersebut Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor angkat bicara mundur dan selalu berubah timelinenya. Dirinya memaparkan bahwa faktor mundurnya timeline adalah adanya masa sanggahan.
 
“Sanggah kan 2 kali ini, kalau ada yang menggugat lagi, kan nunggu seminggu lagi. Dulu itu kan memang sudah ada pemenangnya PT. PP Persero, kemudian ada sanggahan,” terang Muhdlor saat dikonfirmasi, Rabu (9/6/2021).
 
Dirinya menambahkan sudah memanggil pihak ULP terkait penerimaan sanggahan untuk yang kedua kalinya. Dari penjelasan ULP, PT. Pembangunan Perumahan (Persero) milik BUMN memberikan tawaran Rp 130 M, sedangkan PT. Permata Anugerah Yalapersada dengan tawaran Rp 124 M. Secara harga penawaran itu ya murah Rp 124 M, tetapi secara nilai masih bagus PT. PP,” imbuhnya.

“Kemarin itu ada satu yang dikuatkan, versinya ULP ketika saya tanya, kenapa kok sanggahan itu diterima. Keinginan saya itu peletakan batu pertama minimal saat 100 hari kerja Bupati dan Wabup, karena harusnya awal Juni atau akhir Mei 2021,” kata Muhdlor.
 
Masa sanggah tersebut sesuai jadwal berlangsung hingga tanggal 11 Juni 2021. Apabila tahapan itu terlaksana dengan lancar, maka Pemkab Sidoarjo seharusnya langsung menerbitkan Surat Penunjukkan Penyedia Barang/Jasa yang dicanangkan tanggal 16 Juni 2021.
 
“Kelihatannya sirkulasi keluar masuk mobil itu belum memadai atau mematuhi asas MARS. Yang jelas bahwa dengan adannya alasan tersebut, yang membuka alasan dibukanya peluang boleh diajukan sanggahan karena ada kelemahan pada pemenang PT. PP ini, dimasalah sirkulasi masuknya mobil,” jelas Muhdlor. (drg. H. Ang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here