Beranda Daerah Bupati Resmikan Unit CT Scan RSUD Kab. Melawi

Bupati Resmikan Unit CT Scan RSUD Kab. Melawi

33
0

Bupati Melawi, Panji S. Sos resmikan unit CT Scan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Melawi, dalam sambutannya Panji mengaku senang atas peningkatan sarana dan prasarana kesehatan  yang ada pada Rumah Sakit plat merah milik Pemkab Melawi saat ini.

Melawi, Kalbar | “Ya memang harus memang dimulai dari diri kita dan masyarakat semua jika memerlukan pemeriksaan dan lain-lain kita tidak perlu jauh keluar kota karena RSUD kita sendiri sudah memiliki alat CT scan ini, ini patut kita syukuri bersama, sekarang RSUD Melawi sudah ada alat CT Scan yang sudah tentu banyak kegunaannya pada dunia medis dan keselamatan rakyat adalah diutamakan,” ucap Panji.

Selain peresmian CT Scan, Pemkab Melawi juga meresmikan ruangan Gedung Gudang Farmasi dengan penguntingan pinta dilaksanakan oleh Ketua TP-PKK Ny. Nurbetty Eka Mulyastri ,SE.

Ny. Nurbetty Eka Mulyastri, SE menyampaikan bahwa RSUD Melawi terus membenahi diri memberikan perhatian khusus bagi pelayanan kesehatan masyarakat, ketersediaan obat-obatan diutamakan pasca covid -19.

Panji juga mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, baik itu tenaga dokter, perawat, bidan dan lainnya, khususnya para direktur RSUD Melawi yang pernah menjabat dalam memberikan pengabdian tulusnya kepada Masyarakat Melawi.

“Dari sisi Sumber Daya Manusia maupun alat alat medis yang dimiliki, tentu Rumah Sakit kita tidaklah ketinggalan dari daerah lainnya. Dan untuk persiapan  penanganan covid-19 ini Pemkab Kab. Melawi sudah menyiapkan anggaran sebesar 25 miliar lebih yang mana tersebar di  Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan beberapa OPD lain saya siap transparan karena untuk kemanusiaan,” ungkapnya.

“Dan saya meminta kepada kita semua terutama Rekan-rekan Media untuk ikut berperan serta mengawasi nya penggunaannya kemana dan tepat guna, kalau pun nanti Kab. Melawi bebas dari virus Covid -19 setidaknya sekarang kita sudah menyiapkan diri dengan persiapan yang matang dan seandainya kemungkinan terburuk terjadi kita pun sudah siap,” ujar Panji S.Sos.

Direktur RSUD Melawi, dr Sien Setiawan memaparkan bahwa perkembangan Rumah Sakit Umum Daerah Melawi ini cukup pesat. Dimana ada penambahan delapan gedung baru dengan menghabiskan total anggaran senilai Rp 32 miliar dan alat kesehatan senilai Rp 34 miliar.

“Adanya peningkatan pelayanan pada RSUD serta ketersediaan alat APD pada tenaga medis juga sudah kami siapkan menyingkapi perkembangan virus covid-19, selain memang pembelian dari dana APBD juga ada dari donatur misal dari Kadin yang sudah kami terima bantuannya,” ungkap Dr. Sien

“Perjalanan mendapatkan unit CT Scan ini sudah dimulai sejak tiga tahun yang lalu dan baru sekarang bisa dioperasikan. Karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi dulu,” katanya

Tiga tahun tersebut pihaknya harus menyiapkan banyak hal. Dimulai dari menyiapkan gedung Radiologi kemudian tenaga dokter spesialisnya. Barulah pada tahun 2019, RSUD Melawi mendapatkan unit CT Scan senilai Rp 6,3 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kesehatan.

“Kabar gembiranya dokter spesialis radiologi kita yakni Dokter Jhon Kurniawan telah selesai menyelesaikan studi pendidikan spesialisnya,” jelas dokter Sien.

Selain itu juga RSUD Melawi juga telah menambah daya listrik sebesar 263.000 Watt. Perangkat CT Scan memerlukan daya listrik sebesar 120 ribu watt. Kenapa baru diresmikan sekarang…?, Sien menjelaskan karena pihak RSUD Melawi baru mendapatkan izin dari Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) sejak tanggal 9 April 2020.

“Dalam mengoperasikan CT Scan kita didukung Tujuh tenaga radiografer dan 1 dokter spesialis,” jelasnya lagi.

Dokter spesialis Radiologi, dr Jhon Kurniawan, Sp. Rad pada kesemptan tersebu mempresentasikan apa saja kelebihan dari mesin CT Scan dibandingkan foto rontgen.

Dimana pada alat CT Scan bisa melihat lebih detail diagnosa penyakit yang diderita pasien. Misalnya untuk mengetahui adanya batu ginjal, benjolan tumor pada paru paru, pemeriksaan usus besar, trauma kepala akibat benturan, pendarahan pada otak, hingga diagnosis covid 19.

“Kelebihan utama CT Scan dibandingkan dengan Sinar-X (X Ray, red) biasa adalah kemampuannya untuk menyajikan gambar pembuluh darah dan jaringan lunak yang ada lebih detail,” ungkapnya.

“Selain itu untuk penggunaan CT Scan ini pembiayaannya berkisar antara 1 juta s/d 1,5 juta sesuai dengan kebutuhan dan masyarakat bisa memakainya menggunakan BPJS yang penting surat menyurat BPJS di lengkapi semua, supaya kami bisa mengklaim biaya pengobatan kepada BPJS,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here