Beranda Daerah Camat Galela Dinilai Gagal Paham Soal Pemberian Insentif Bagi Pemerintah Kecamatan Dan...

Camat Galela Dinilai Gagal Paham Soal Pemberian Insentif Bagi Pemerintah Kecamatan Dan Desa

31
0

Tobelo, Halut

Muhamat Kacoa dinilai gagal paham terkait dengan postingannya di media sosial Facebook, ” kepada KPK dan Polda Maluku Utara agar dapat mengontrol pihak manajemen NHM diduga memberikan insentif kepada camat dan kades2 terlalu melebih batas apakah ini tdk termasuk gratifikasi??? Saatnya NHM lebih fokus membangun pemberdayaan terhadap masyarakat ..santuni ibu janda/anak yatim bangun rumah layak huni itu jauh lebi penting …..
#kase kurang bage2 duit yg tak bermanfaat untuk orang banyak#

Komentar Muhamad Kacoa, yang juga Camat Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, ditanggapi dingin oleh pihak management PT. Nusa Halmahera Minerals (PT. NHM).

Amin Anwar, Perwakilan PT. Indotan Halmahera Bangkit selaku pemegang saham PT. NHM, mengatakan bahwa ocehan Muhamat Kacoa sangat tidak mendasar karena  soal dana insentif yang diberikan kepada desa dan kecamatan itu  bukan dari dana CSR/PPM yang 1%/tahun dari perusahaan, tetapi uang itu dikeluarkan dari kantong pribadi Pak Haji Robert.

Uang insentif diberikan ke desa dan kecamatan adalah untuk merangsang perangkat desa dan kecamatan dalam hal keseriusan membantu mensukseskan program-program PPM NHM, NHM Peduli, dan Haji Robert Peduli, agar programnya bisa tepat guna dan program dari PPM terhindar dari budaya dikorupsi.

Oleh karena ada kesepakatan dan kemauan untuk bekerjasama dalam mensukseskan program diatas, maka pak Haji Robert memberikan insentif bagi perangkat desa dan kecamatan, yang dananya dikeluarkan secara pribadi dari kantong pak Haji Robert. “Bukan dari dana PPM,” jelas Amin Anwar. Jadi sekali lagi, apa yang disampaikan oleh Muhamat Kacoa, itu sangat keliru dan tidak mendasar. (Roby Pangemanan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here