Beranda Kabupaten Padang Pariaman Camat Ulakan Tapakis Lantik Pengurus Karang Taruna Masa Bhakti 2020-2022

Camat Ulakan Tapakis Lantik Pengurus Karang Taruna Masa Bhakti 2020-2022

240
0

Pengurus Karang Taruna Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman Masa Bhakti tahun 2020 sampai 2022, kegiatan yang merupakan peristiwa bersejarah bagi karang taruna ini, pada awalnya direncanakan bertempat di halaman kantor Camat Ulakan Tapakis. Namun karena hujan deras yang mengguyur daerah itu sejak pagi hingga sore, akhirnya pelaksanaannya dipindahkan ke aula kantor Camat setempat, Sabtu (25/07/2020).

“Pemuda itu harus kuat dan kokoh, karena nantinya akan menghadapi persaingan di era global. Karang Taruna harus didepan dan memenangkan persaingan itu,” Camat Ulakan Tapakis, Drs. Ali Amri MM –

Padang Pariaman, Sumbar |BU| Pengurus yang dilantik langsung oleh Camat tersebut, adalah merupakan hasil kesepakatan bersama musyawarah Karang Taruna Nagari se Kecamatan Ulakan Tapakis pada tanggal 23 Februari 2020 lalu. Acara pelantikan yang mengusung tema, “Menumbuhkan dan meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ini, berlangsung dengan khidmat dan lancar.

Karena terjadinya pandemi Covid-19, dimana situasinya pada waktu itu tidak membolehkan segala aktivitas apapun. Maka baru pada hari inilah dapat dilaksanakan pelantikannya. Berdasarkan Surat Keputusan Camat Ulakan Tapakis nomor 13/SK/CUT-2020 tanggal 4 Mei 2020 tentang Pembentukan susunan pengurus Karang Taruna Kecamatan Ulakan Tapakis periode 2020 – 2022, ditetapkan sebagai Ketua, Adi Saputra, Wakil Ketua, Rahma Febri, Sekretaris, Dendi Musril, Wakil Sekretaris, Indah Sapitri dan Bendahara, Neli Agustin serta sembilan orang Koordinator Bidang berikut dengan anggotanya.

Terlihat hadir dalam acara tersebut, anggota DPRD Padang Pariaman, Syafrial Amir dan Alfa Edison, kemudian Wali Nagari Tapakis, Soni Aprison yang juga sebagai Ketua Forum Wali Nagari se Kecamatan Ulakan Tapakis dan Ketua Karang Taruna Demisioner, Ade Candra,ST. yang juga mantan wali nagari Ulakan dan para undangan lainnya.

Camat Ulakan Tapakis, Drs. Ali Amri MM dalam sambutannya menyampaikan. Setelah sekian lama Karang Taruna kecamatan ini tidak terlihat kiprahnya, kali ini diharapkan aktif kembali dan harus memberi kontribusi terbaik dalam perkembangan pemuda kecamatan.

“Pemuda itu harus kuat dan kokoh, karena nantinya akan menghadapi persaingan di era global. Karang Taruna harus didepan dan memenangkan persaingan itu,” ujarnya.

Syafrial Amir sebagai satu-satunya putra Ulakan Tapakis yang duduk di legislatif berpesan, Adek-adek Karang Taruna harus mau belajar dan siap dibina. Karena nantinya Adek-adek akan menggantikan posisi kami untuk membawa Kabupaten Padang Pariaman ini menjadi lebih baik dan maju.

“Karena dalam perjalanan sejarah bangsa kita, tak bisa dipungkiri bahwa kaum pemuda senantiasa mengambil peran-peran historis yang menentukan wajah bangsa ini ke depan,” katanya.

Beberapa momentum sejarah seperti Kebangkitan Nasional, Sumpah Pemuda dan masa revolusi tahun 1945, senantiasa diwarnai oleh peran heroik pemuda.

“Disini sudah tidak diragukan lagi, bahwa peran kaum milenial sangat patut dipertimbangkan untuk transformasi kepemimpinan,” ujar Syafrial, yang juga baru dilantik sebagai Ketua Kwaran Pramuka 011 Kecamatan Ulakan Tapakis.

Ketua Forum Wali Nagari, Soni Aprison mengatakan, sejauh ini perkembangan pemuda di Kecamatan Ulakan Tapakis memang sudah terlihat. Mulai dari gerakan-gerakan yang dilakukan ditengah masyarakat dan peran mereka sebagai relawan covid-19 memang sangat membantu kami di nagari.

“Hal itu disebabkan, karena mereka berada dalam satu wadah yaitu Karang Taruna Kecamatan Ulakan Tapakis, yang keberadaannya diakui mulai dari daerah sampai ke tingkat nasional,” ujar Wali Nagari Tapakis ini.

Ketua Karang Taruna yang baru di lantik, Adi Saputra menyampaikan dalam sambutannya,  Kami ketek jolong ka gadang, (kami masih kecil baru akan dewasa) tentunya butuh bimbingan dan arahan dari senior dan seluruh dewan Pembina. Kepada rekan-rekan pengurus yang baru, Saya ingatkan. Bahwa kita kaum pemuda ini di ibaratkan seperti matahari pukul 12 siang, panasnya sangat terik dan bercahaya sangat terang.

“Jangan sampai masa-masa emas ini, kita sia-siakan untuk berhura-hura dan melakukan hal yang tidak bermanfaat. Sebelum usia kita seperti matahari yang akan terbenam, maka perbanyaklah berbuat hal yang positif untuk negeri ini. Bawalah orang lain kedalam mimpi besarmu dan tetaplah semangat kawan-kawanku dan harus selalu optimis dalam menapak masa depan,” ungkapnya. (as/desleo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here