Beranda Daerah DAK Fisik Pendidikan Tahun 2020 Untuk Pemkab Ciamis Tidak di Re-Focusing

DAK Fisik Pendidikan Tahun 2020 Untuk Pemkab Ciamis Tidak di Re-Focusing

77
0

Dalam rangka Memberikan informasi kegiatan dan memberikan persepsi DAK alokasi pendidikan TA 2020. Pemerintah Kabupaten Ciamis laksanakan Sosialisasi Dana DAK Pendidikan Kabupaten Ciamis di Aula Adipati Kusumadiningrat, Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Rabu, (29/04/2020).

Ciamis, Jabar | Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra, Forkopimda, Bappeda, Dewan Pendidikan, Korwil Pendidikan Se Kabupaten Ciamis, Kepala SKPD Lingkup PemKab Ciamis, Camat se-Kabupaten Ciamus dan para Kepala Sekolah Calon Penerima DAK

Dengan Sasaran DAK Fisik di bidang Pendidikan yang merupakan satuan Pendidikan yang telah melalui tahapan/produral yang telah ditentukan. Bantuan diperuntukkan dari mulai PAUD, TK, SD, SMP dan SMA/sederajat

Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Pendidikan merupakan salah satu anggaran yang tidak di re-focusing, anggaran yang didapat dari Pemerintah Pusat untuk angagran tersebut sebanyak 49,8 milyar.

Hal tersebut disampaikan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya pada kegiatan Sosialisasi DAK Fisik Pendidikan Kabupaten Ciamis di Aula Adipati Kusumadiningrat Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Rabu (29/4/2020).

“Kepada Kepala sekolah yang menerima anggaran ini agar di terima sebaik-baiknya dan secepatnya dilakukukan pada tahun anggaran 2020,” kata Herdiat.

Ia menyampaikan, dalam kondisi pandemi Covid-19 proses pendidikan harus terus berjalan salah satunya melalui pembelajaran  yang dilakukan secara daring oleh para guru dalam sebulan kebelakang.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dr. H. Tatang, M.Pd mengingatkan kepada para penerima dana DAK Fisik Pendidikan agar patuh pada peraturan dan perundang-undangan yang telah ditetapkan serta mengikuti juklak dan juknis yang dibuat dalam pelaksanakan DAK 2020.

“Berkaitan dengan kegiatan pelaksanaan untuk anggaran DAK Fisik Pendidikan untuk teknisnya agar dipersiapkan dari panitia yang membantu dari sekolah masing-masing terutama komite sekolah atau stake holder sekolah yang terdiri dari unsur masyarakat,” terang Tatang.

Tatang menegaskan dalam perencanaan pelaksanaan kegiatan dari DAK tersebut harus matang, jangan sampai tidak sesuai spesifikasi yang melanggar aturan.

“Sebagai penerima DAK Fisik harus dipertanggubgjawabkan dalam proses pelaksanaanya,” tegasnya.

Tahun sekarang kita memiliki hambatan dalam kondisi pandemi Covid19. Dalam pelaksanaan kegiatan DAK harus patuh terhadap protokol kesehatan.

“Bangun komunikasi dan komitmen dalam pelaksanaan dengan Intansi di Daerah (Dinas Pendidikan) agar tidak berbenturan dengan peraturan dari mulai daerah, provinsi sampai pusat,” tutur Tatang.

Tempat Karantina Lokal Mandiri Desa

Pada kesempatan yang sama, terkait Trend covid-19 di Kabupaten Ciamis Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menuturkan, perkembangan Covid-19 terus meningkat kita harus memiliki antisipasi akan hal tersebut, salah satunya dengan meneruskan pembangunan RSUD Kawali.

“Pembangunan RSUD Kawali tentunya harus mematuhi Protokol Kesehatan, ini sebagai antisipasi tarkala diperlikannya ruang isolasi untuk penanganan Covid-19 di Ciamis,” jelas Herdiat.

Terkait Karantina lokal mandiri yang harus disiapkan oleh Desa dan Kecamatan untuk para pemudik akan dibahas di Tingkat Kabupaten terlebih dahulu

“Kita akan membahas terlebih dahulu terkait teknis yang akan diberlakukan untuk karantina lokal mandiri yang akan dibentuk di setiap desa di Kabupaten Ciamis nantinya,” pungkasnya.

Sumber : Humas Pemkab Ciamis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here