Beranda Nasional Demo RUU HIP Usai Gelar Salat Zuhur Berjamaah Di Depan Gedung DPR/MPR...

Demo RUU HIP Usai Gelar Salat Zuhur Berjamaah Di Depan Gedung DPR/MPR : Massa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR

10

Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis, dalam unjuk rasa Demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) menggelar salat zuhur di depan gerbang area Kompleks. Sebelum akhirnya perwakilan mereka diterima Wakil Ketua DPR RI, Aziz Syamsuddin dan Sufmi Dasco Ahmad di Gedung Nusantara III.

Kami tegas dengan sikap kami meminta Pimpinan DPR untuk mencabut Rancangan Undangan-Undang Haluan Ideologi Pancasila dari program legislasi nasional dan kami butuh kepastian nya saat ini dari pimpinan DPR. “Ketua Umum FPI – Ahmad Sobri Lubis”

Jakarta | Mereka terlihat menggelar Shalat dengan menggunakan alas dari terpal, sorban, hingga spanduk dipimpin oleh imam salat yang berada di atas mobil komando aksi. Dengan barisan atau saf antar jemaah berjarak kurang dari satu meter, tak sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Adapun sejumlah ormas yang tercatat masuk dalam aliansi tersebut antara lain, Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF).

“Kami tegas dengan sikap kami meminta Pimpinan DPR untuk mencabut Rancangan Undangan-Undang Haluan Ideologi Pancasila dari program legislasi nasional dan kami butuh kepastian nya saat ini dari pimpinan DPR,” ujar koordinator aksi, Ketua Umum FPI, Ahmad Sobri Lubis, usai menggelar Shalat berjamaah.

Aksi Demonstrasi yang sejak awal berjalan kondusif itu, akhirnya diterima pimpinan DPR untuk audiensi dan menerima tuntutan massa di Gedung Nusantara III.

Perwakilan massa yang diwakili para ulama itu akhirnya dipersilahkan menunggu pimpinan DPR RI. Sebelum bertemu dengan pimpinan DPR yakni Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin dan Sufmi Dasco.

Massa sempat ditemui langsung oleh Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Jazuli Juwaini, perwakilan pendemo Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) bersama perwakilan anggota DPR lainnya.

BACA JUGA :  Kemendagri Siap Lakukan Pembinaan Dan Pengawasan Dalam Perubahan Penyaluran Dana Desa

Jazuli menyampaikan bahwa dirinya bersama anggota Badan Legislasi DPR RI berinisiatif menemui pendemo lebih dulu sebelum Pimpinan DPR RI.

“Kami menemui ini bukan ingin merebut panggung pimpinan DPR, tapi kami menerima ini untuk menunggu tamu-tamu ini, para ulama dan habaib tidak lama-lama menunggu. Supaya mereka ada yang menyapa,” kata Jazuli kepada wartawan.

Sementara saat bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI, Aziz Syamsuddin dan Sufmi Dasco, perwakilan massa Aliansi Nasional Anti Komunis. Menegaskan sikap mereka yang meminta DPR dan Pemerintah untuk tidak membuka ruang terhadap komunis di Indonesia, melalui RUU HIP. *(Edyson)

Komentar Facebook