Diduga Terlibat OTT, KPK Geledah Kediaman Gubernur Maluku Utara

0
55

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba, tepatnya di lantai 2 di Kota Ternate, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprov Malut pada hari Senin, (18/12/2023).

Jakarta // Seorang petugas keamanan di kediaman Gubernur Malut yang tidak ingin disebutkan namanya kepada awak media, pada Senin malam mengatakan, tim KPK tiba pada Senin petang dan langsung masuk untuk menyegel ruang Gubernur yang berada di lantai dua, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

Setelah digeledah oleh tim antirasuah, suasana di kediaman Gubernur Malut menjadi sepi, hanya ada sejumlah awak media di depan kediaman.

Penggeledahan dimulai sejak sore tadi dan terkait dengan dugaan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Malut beserta beberapa pejabat eselon dua lainnya. Bahkan, ruangan Gubernur Abdul Gani Kasuba disegel oleh KPK. Selain itu, KPK juga melakukan penyegelan terhadap beberapa kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemprov Malut.
Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), termasuk ruang kerja Gubernur Abdul Gani Kasuba di Sofifi, Ibu Kota Provinsi Malut, semuanya menjadi sasaran penggeledahan. Bahkan, pintu kantor Kepala Dikbud Pemprov Malut kini dipasangi garis palang KPK dan bertuliskan dalam pengawasan KPK.

Kepala Biro Administrasi Pemprov Malut, Rahwan K. Sumba, saat dihubungi media, tidak memberikan tanggapan terkait informasi penggeledahan di sejumlah OPD di Pemprov Malut oleh tim KPK.

Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba, yang akan mengakhiri jabatannya pada 31 Desember 2023, terkena OTT pada Senin sore di hotel Bidakara Jakarta, Jl. Gatot Subroto, berdasarkan informasi yang diterima.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, membenarkan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap penyelenggara negara di Pemprov Malut.

“Iya, barusan ada informasi yang diperoleh dari staf ada giat di Malut,” ujarnya.

Meskipun begitu, Alexander belum memberikan keterangan lebih lanjut karena tim KPK masih melakukan OTT dan mendalami peran pihak yang terjaring dalam operasi tersebut. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here