Beranda Daerah Dinilai Kebal Hukum Gedung Tiga Lantai Di Desa Ie Meule Sabang Belum...

Dinilai Kebal Hukum Gedung Tiga Lantai Di Desa Ie Meule Sabang Belum Juga Dibongkar

139
0

Sabang, NAD

Meskipun surat perintah pemangkasan lantai tiga Gedung Mess Karyawan yang berada di kawasan Sumur Tiga, Jurong Mulai, Gampong (Desa) Ie Meule, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, telah dikeluarkan oleh Dinas PMPTSPTK Kota Sabang karena tidak sesuai izin (IMB), namun pemiliknya sampai saat ini juga menjndaklanjuti perintah pemerintah Kota Sabang tersebut.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia – Kawasan Hutan dan Industri (DPD LPLHI-KLHI) Kota Sabang, Syukri atau yang dikenal Teungku Bayu, pemerintah daerah sudah menyurati bahkan mendatangi petugas Satpol-PP agar, pembangunan gedung tersebut harus dipangkas namun anehnya sampai belum juga dibongkar.

Menurut Teungku Bayu, bangunan gedung tersebut berdiri di tengah perumahan penduduk Gampong Ie Meule, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, dan tidak sesuai dengan tata ruang dan menyalahi izin yang diberikan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSTK) Kota Sabang.

Dimana jelas Teungku Bayu pihak PMPTSTK Kota Sabang memberi ini untuk bangunan dua lantai, akan tetapi pemiliknya membangun tiga lantai tanpa memandang izin dikeluarkan pemerintah. Sehingga, timbul kemarahan warga masyarakat sekitar dikarekan berdampak pada keamanan dan ketentraman lingkungan.
Kemudian pada tanggal 10 September 2020 pihak pemilik bangunan yakni Wenny Herawaty selaku pemilik perusahaan PT. Setia Bersama Elang, membuat perjanjian pembongkaran bangunan bagian lantai atas dengan batas paling lambat tanggal 31 Januari 2021. Nah, tidak diketaui pasti kenapa saudari Wenny Herawaty sampai saat ini lantai atas gedung itu belum juga dibongkarkan, benarkan sang pemilik kebal hukum tanya Bayu.

Kemudian lanjut Bayu pada tanggal 20 April 2021 dinas PMPTSPTK mengeluarkan surat perintah pemangkasan lantai tiga gedung mess karyawan sesuai izin yang dimiliki, pemiliknya juga tidak mengubris perintah pembongkarannya., jelas Bayu kepada media ini Rabu (28/04/2021) di Sabang.

Sementara itu Kasatpol-PP Kota Sabang Irfani, S.Sos., ditemui media ini Selasa (27/4/2021) usai rapat Forkopimda di Aula Lantai IV kantor Walikota Sabang, dirinya berjanji akan mendatangi dan menyetop pekerjaan lantai tiga gedung tersebut yang menyalahi aturan.

“Saya pikir tidak ada yang kebal hukum dan akan mendatangi lokasi pembangunan itu dan menyetop pekerjaan lantai tiga yang dibangun tidak sesuai izin yang dikeluarkan oleh instansi terkait,” ungkap Irfani, S.Sos.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, bangunan yang berdiri di kawasan Sumur Tiga, Jurong Mulia, Gampong Ie Meule Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Nomor : 15/11.72/2020 dikeluarkan PMPTSPTK Kota Sabang, atas nama Wenny Herawaty selaku pemilik PT. Setia Bersama Elang hanya dua lantai.

Surat izin tersebut spesifikasi bangunan satu unit gedung backpacker permanen dua lantai dengan luas 170 m2, namun anehnya, kini gedung berdiri bukan dua lantai sesuai izin, melainkan tiga lantai atau melebihi izin yang diberikan. (Jalaluddin Zky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here