Beranda Investigasi Disengketakan : “Tanah Ini Di Garis Polisi Oleh Jajaran Polres Mempawah Polda...

Disengketakan : “Tanah Ini Di Garis Polisi Oleh Jajaran Polres Mempawah Polda Kalbar”

274
0

Sebidang tanah yang terletak di Desa Bukit Batu Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah di mana masuk dalam kawasan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Smelter Grade Alumina Refinery PT. Borneo Alumina Indonesia (BAI)  dipasangi “police line” oleh Tim Polres Mempawah, Kamis (16/07/2020).

“Sebaliknya, jika kepemilikan tanah yang dipersoalkan ini ternyata sah secara hukum dimiliki oleh PT. BAI, maka ahli waris hendaknya dapat menerimanya. Dengan demikian, persoalan ini dapat diselesaikan secara hukum seadil-adilnya,” – Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga –

Mempawah, Kalbar |BU| Pemasangan police line dilakukan Hari Rabu tanggal 16 juli 2020 sekitar pukul 15.00 WIB menyusul dengan adanya laporan PT. BAI ke Polres Mempawah terkait dugaan penggeregahan (Penyerobotan, red) lahan oleh salah seorang ahli waris yang mengaku bahwa sebidang tanah tersebut adalah miliknya atas nama SKT Saad Bin Yasin.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, ketika dikonfirmasi awak media, membenarkan adanya pemasangan police line di sebidang tanah PT. BAI tersebut.

“Itu merupakan langkah paling aman untuk memudahkan pihak Kepolisian dalam melakukan penyelidikan terkait status kepemilikan lahannya,” jelasnya.

Penyegelan  dilakukan Polres Mempawah berdasarkan laporan no: LP/ B / 197 / VII / RES.1.2 / 2020 / KALBAR / RES MPW Tertanggal 10 Juli 2020.

Dalam penyampaiannya Kapolres mengatakan, “Kita perlu menelusuri fakta-fakta hukum dengan keterangan saksi ahli dan sebagainya terkait status kepemilikan lahan yang diklaim kedua belah, baik PT BAI maupun ahli waris. Termasuk meminta keterangan para saksi kepemilikan tanah yang semuanya masih hidup,” katanya.

Ahli waris Agus menyatakan memiliki surat kepemilikan tanah berbentuk SKT Nomor 200  / KH / KPTH / 20 / 80 atas nama Saad Bin Yasin, sebagai Ahli Waris merasa tidak terima ketika tanahnya dilaksanakan land clearing oleh PT. BAI, dalam penyelesaian sengketa ini ahli waris juga minta di dampingi pihak DPN Lidik Krimsus RI Hub. Antar Lembaga, Adi Normansyah.

Masih menurut Kapolres Mempawah, seperti dikutip dari suarakalbar.co.id, “Sebaliknya, jika kepemilikan tanah yang dipersoalkan ini ternyata sah secara hukum dimiliki oleh PT. BAI, maka ahli waris hendaknya dapat menerimanya. Dengan demikian, persoalan ini dapat diselesaikan secara hukum seadil-adilnya,” jelasnya.

Dalam hal ini, Polres Mempawah mengatakan akan memposisikan diri selurus-lurusnya dan berada di tengah-tengah tanpa memihak siapapun agar hasil penyelidikan sehingga nantinya dapat diterima semua pihak. Hingga berita ini di turunkan belum mendapatkan keterangan dari pihak PT. BAI. (Reni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here