Beranda Hukum Dituduh Lakukan Santet…!!! Rumah Flantien Moreng Dibakar Kerabat Dekatnya

Dituduh Lakukan Santet…!!! Rumah Flantien Moreng Dibakar Kerabat Dekatnya

328
0

Aksi pembakaran rumah dan percobaan pembunuhan dilakukan oleh keluarga Wem Moreng terhadap keluarga Flantien Moreng terjadi sore petang tadi di Desa Duma Kecamatan Galela Barat Kabupaten Halmahera Utara Maluku Utara, Senin (03/08/2020) sekira Pukul 16.00 WIT.

“Kemudian pada tanggal 25 juli 2020 Wen Moreng,  mabuk dan jatuh sakit kemudian dilarikan ke Puskesmas Dokulamo Galela Barat untuk penanganan medis. Namun sesampainya di puskesmas nyawa Wen Moreng sudah tidak tertolong dan meninggal dunia,” – Kasubag Humas Polres Halmahera Utara, IPTU Mansur Basing SH –

Halmahera Utara, Maluku Utara |BU| Pembakaran rumah dan perencanaan pembunuhan terhadap keluarga Flantien Moreng, buntut dari meninggalnya Wen Moreng, pada 26/07/2020 lalu yang dituduh telah di santet oleh Flantein Moreng yang juga masih kerabat dekat.

Demikian disampaikan Kasubag Humas Polres Halmahera Utara, IPTU Mansur Basing SH, melalui rilisnya kepada sejumlah awak media.

Menurut Mansur, Kronologis kejadianya pada hari sabtu tanggal 4 juli 2020, Flantien Moreng yang pada saat itu baru pulang dari kebun dengan anaknya. Sesampainya di Desa Duma, Wen Moreng yang dalam keadaan mabuk menahan  Flantien moreng dengan bertanya, “Papa ade su panjat (nae) kita pe kelapa? kemudian Flantein Moreng menjawab, “coba Kamu (ngana) lihat dulu barangkali bukan kalian punya kelapa tetapi punya saya,” ucapnya menirukan.

Kemudian Wen Moreng mengatakan bahwa sudah 3 pohon kelapa yang papa ade sudah Panjat (nae) jadi kalau terjadi apa-apa dengan saya kedepan (Jatuh Sakit) maka itu adalah perbuatan papa ade yang menganiaya saya. Flantien pun mengatakan “kalau saya menganiaya kamu, itu Tuhan yang tahu,”.

Flantien Moreng, pun pergi ke rumah kepala desa  untuk melaporkan kejadian tersebut agar bisa dilakukan peninjauan batas-batas area kebun untuk diukur kembali.

“Pada hari Selasa 14 Juli 2020 sekitar pukul 10.00 WIT Kepala Desa bersama staff beserta Sekdes Desa Duma Kecamatan Galela Barat meninjau dan melakukan pemasangan batas diareal kebun tersebut dan setelah pemasangan batas permasalahan Flantien dan Wen Moreng langsung diselesaikan secara kekeluargaan  oleh aparat pemerintah desa,” jelas Iptu Mansur.

“Kemudian pada tanggal 25 juli 2020 Wen Moreng,  mabuk dan jatuh sakit kemudian dilarikan ke Puskesmas Dokulamo Galela Barat untuk penanganan medis. Namun sesampainya di puskesmas nyawa Wen Moreng sudah tidak tertolong dan meninggal dunia,” imbuhnya.

“Akibat dari kejadian tersebut pihak keluarga Wen Moreng merasa tidak puas dengan kematian tersebut dan menuduh Flantien Moreng melakukan santet terhadap almarhum Wen Moreng,” terangnya.

Lanjut Mansur, setelah menerima laporan anggota Polsek Tobelo langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara untuk mengamankan (TKP), serta pasangan suami istri Flantian Moreng dan Dominggas Sumtaki, dari amukan keluarga Wen Moreng.

Sementara untuk pelaku pembakaran dan percobaan pembunuhan, masih dilakukan penyelidikan oleh penyidik Polsek Galela maupun Polres Halmahera Utara. (RP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here