Beranda Sorot DPN Lidik Krimsus RI Mengutuk Keras Penembakan Pemred Media Online Di Sumut

DPN Lidik Krimsus RI Mengutuk Keras Penembakan Pemred Media Online Di Sumut

54
0
RSUD Tobelo

Jakarta

Kejadian yang menimpa Mara Salem Harahap, Pemred media online di Sumut merupakan tindakan kejahatan yang sangat kejam dan tidak dibenarkan oleh hukum di Indonesia. Korban diketahui ditembak orang tak dikenal di wilayah Pematangsiantar, Prov. Sumut.

Mara Salem Harahap merupakan Pemred media online yang konsisten dalam pemberitaan kasus – kasus Narkoba dan Perjudian di wilayah Siantar – Simalungun, Prov. Sumatera Utara.

“Kami seluruh awak media online merasa prihatin atas kejadian ini serta mengutuk keras penembakan oleh orang tak dikenal, dan meminta jajaran kepolisian Aparat Penegak Hukum Polda Sumut serta Mabes Polri untuk mengirimkan tim atas kasus penembakan kepada Pemred media online di Pematangsiantar, Sumut. Mengusut tuntas kasus penembakan tersebut serta menangkap penembak orang tak dikenal sampai pelaku ditemukan dan dihukum sesuai KUHAP tindak pindana menghilangkan nyawa seseorang dengan motif sengaja atau tidak sengaja, ini tidak dibenarkan secara hukum yang berlaku di Indonesia,” cetus Adi N., pengurus DPN Lidik Krimsus RI.

“Kejadian yang diberitakan oleh media – media online
membuat kami semua sebagai jurnalis media online turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas kejadian yang menimpa Mara Salem Harahap, Pemred media online lokal di Sumut,” ucapnya.

“Kami sebagai awak media online, media cetak mau pun elektronik yang merupakan salah satu pilar dalam penegakan demokrasi, semestinya harus dibebaskan dari intervensi dari pihak manapun serta wajib mendapatkan perlindungan atas kebebasan pers,” tambah Adi.

Kebebasan pers dalam berbicara (freedom to speech) dan kebebasan dalam mengutarakan dan menyampaikan pendapat (freedom of the press) secara demokrasi, sesuai dengan pasal 28 f UUD 1945 serta UU Pers dalam mengutarakan pendapat tanpa gangguan dan untuk mencari, menerima dan menyampaikan informasi secara benar dapat dipercaya dari buah pikiran melalui media apa saja.

Dari kejadian penembakan orang tak dikenal kepada Mara Salem Harahap, Pemred media online di Pematangsiantar, Sumut, supaya ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kedepannya diharap semua awak media, media apapun baik online maupun cetak, mendapat perlindungan hukum serta memperoleh hak seperti asuransi jiwa atas jiwa yang setiap saat terancam dalam menyampaikan informasi kepada publik,” tegasnya. (Tim DPN Lidik Krimsus RI hubungan antar lembaga – Adi Normansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here