Beranda Olahraga Effendi Bongkar Keuangan Klub Di Twitter, Mantan Asisten Manajer SPFC Buka-Bukaan

Effendi Bongkar Keuangan Klub Di Twitter, Mantan Asisten Manajer SPFC Buka-Bukaan

104
0

Padang, Sumbar

Cuitan Mantan Manajer Semen Padang FC, Effendi Syahputra soal kondisi keuangan klub ditanggapi oleh mantan asisten Manajer Semen Padang FC, Verry Mulyadi.

Effendi menyampaikan semua masalah klub yang pernah ditukanginya itu lewat unggahan di akun Twitter pribadinya, @effendi_sp.

Dalam unggahan tersebut, Effendi mengatakan bahwa ada pihak lain yang mempengaruhi buruknya keuangan klub hingga berdampak pada turunnya peforma tim.

Pihak lain itu menurut dia adalah sosok yang dekat dengan pemerintahan serta seseorang yang juga pernah menjabat sebagai manajemen klub berjuluk Kabau Sirah tersebut.

Adapun kedua sosok itu diberinama Inspektur Vijay sebagai sosok yang dekat dengan pemerintahan serta Kopral Gembul sebagai orang yang pernah menjabat sebagai manajemen klub.

Verry juga menanggapi pernyataan-pernyataan Effendi tersebut lewat unggahan di akun Twitternya @verry_mulyadi. Cuitan Verry itu sebagai balasan atas cuitan-cuitan Effendi sebelumnya, hanya saja dia tidak menyebutkan nama secara jelas.
“Rasanyo lho orang baru deh ngurus bola,wajar dong elho digaji management kok,Gue kalau lho boleh audit ya, dari 2013 gurus Hingga 2016 nggak pernah makan gaji Gue. Tiket berangkat bawa tim tandang gue suruh bagi ke Wartawan gantian-gantian ikut, jangan menjerit lho nalangin,” katanya.

Kemudian ia juga membahas pernyataan Effendi soal uang yang dialokasikan untuk klub serta uang yang diberikan sosok Inspektur Vijay kepada tim.

“10,50 juta Itu uang pribadi lho 2 tahun lho nalangin 50 jt x 24 bln 1,2 Milyar bunga uang lho. Kalau gue anti digaji, gue bagiiin lagi ke tim adm kantor yang bagiin, elho emang merasa kehilangan setelah dipecat bentar lagi RUPS bener habis lho masyarakat bola nggak suka,” tulis Verry.

Tidak hanya sampai disana, Verry juga menuding Effendi sebagai seseorang yang telah kehilangan kebun. Bahkan ia meminta Effendi untuk tidak bawa nama Menteri BUMN, Erick Thohir.

“Jual-jual nama @erickthohir lho ya. Masyarakat pencita bola Sumatera Barat bisa marah hilang simpati ke Mentri BUMN itu nggak mungkin beliau mau hancurin klub dan minta bertahan 2-3 tahun diliga 2 ini bisa-bisa lho aja,” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui Effendi memaparkan masalah-masalah keuangan klub di akun Twitter pribadinya. Lewat cuitannya, Effendi mengungkap bahwa saat ini klub tengah berhutang.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa waktu dekat klub bakal dapat suntikan dana sebesar Rp12 miliyar dari Semen Indonesia.

“Saudara Effendi, sebagai seorang manager anda harus bertanggung jawab terhadap pengelolaan klub, karena anda digaji oleh Kabau Sirah,” ujarnya kepada awak media.

“Dengan bertahannya SPFC di Liga 2 itu adalah hasil kerja keras pemain, manajemen dan dukungan supporter. Jadi itu adalah hasil kerja bersama, jadi tak usah saling menyalahkan,” ujarnya

Menutup pembicaraan kepada media, Verry Mulyadi menyampaikan agar Effendi Syahputra bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP).

“Saya minta pak Effendi untuk mempertanggung jawabkan laporan keuangan serta gaji pemain pada musim ini. Dan saya juga meminta kepada manajemen KSSP diaudit laporannya,” ungkapnya.

“Dan untuk tahun depan SPFC harus membuat target lolos ke Liga 1, jadi pak Effendi yang hanya target bertahan di Liga 2, silahkan keluar,” ujarnya menutup pembicaraan. (Ossie G.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here