Beranda Seputar Sumbar Gubernur Sumatera Barat Buka Seminar Nasional Politik Pembangunan Hukum Kenotariatan

Gubernur Sumatera Barat Buka Seminar Nasional Politik Pembangunan Hukum Kenotariatan

25
0

Padang, Sumbar

Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi membuka Seminar Nasional dengan tema  Politik Pembangunan Hukum Kenotariatan di Indonesia, di Grand Ballroom ZHM Premiere Hotel, Sabtu (19/2/2022).

Seminar yang dihelat oleh pengurus pusat dan pengurus wilayah Sumbar, Ikatan Notaris Indonesia (INI) ini, menghadirkan narasumber diantaranya Hakim Mahkamah Konstitusi Prof. Dr. Saldi Isra, serta Pimpinan Pusat Studi Hukum Agraria dan Adat Universitas Andalas, Prof. Dr. Kurniawarman.

Gubernur menyambut baik seminar nasional yang diikuti oleh para notaris dan calon notaris se Sumbar tersebut. Seminar ini menurut Gubernur banyak manfaatnya yang akan menambah wawasan dan pengetahuan para notaris.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat saya mengucapkan apresiasi kepada  pengurus pusat INI dengan dipilihnya Sumbar dalam pelaksanaan seminar. Para peserta diharapkan bisa menggali berbagai hal dari narasumber sehingga tugas para notaris di sumbar bisa lebih baik lagi,” ucap Gubernur.

Gubernur juga mengapresiasi sumbangsih notaris di Sumbar yang telah berkontribusi dari sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai 8 milyar lebih untuk Sumbar. Melalui Seminar nasional ini, diharapkan PNBP ini bisa terus ditingkatkan.

Disamping itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumbar, R. Andika Dwi Prasetya mengajak para peserta seminar agar terus berkiprah dengan tetap waspada, teliti dan menampilkan performa terbaik dalam profesinya sehingga bisa berperan dalam penegakkan hukum.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Umum INI Pusat, Firdaus, menyebut Sumbar menjadi pilihan dari sekian banyak daerah yang mengajukan lokasi seminar. Oleh sebab itu, Firdaus berharap para peserta tidak mensia-siakan kesempatan ini dan bersemangat dalam menimba ilmu untuk bisa diterapkan dalam kegiatan sehari-hari.

“Keahlian ini jadi syarat mutlak menjalankan tugas seorang notaris. Dan, notaris sebagai elemen penting dalam pembangunan bangsa, harus bersifat humanis,” pungkas Firdaus. (AAP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here