Beranda Seputar Sumbar Gubernur Sumatera Barat Tegaskan Bahaya “Proxy War” Jadi Alat Untuk Merusak Generasi...

Gubernur Sumatera Barat Tegaskan Bahaya “Proxy War” Jadi Alat Untuk Merusak Generasi Bangsa

109
0

Padang, Sumbar

Menindaklanjuti masalah dan peredaran gelap narkoba di Sumatera Barat, Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, serius dalam mengupayakan penanggulangan narkoba melalui pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi yang dilakukan melalui perkembangan teknologi informasi.

Demikian ucap Gubernur Mahyeldi saat menyampaikan sambutan pada acara ramah tamah kunjungan kerja Kepala BNN RI di Auditorium Gubernuran, Kamis (10/2/2022). Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPRD Irsyad Syafar, Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol. Khasril Arifin, Forkopimda, perwakilan Niniak Mamak, beberapa rektor, bupati, dan walikota se-Sumbar. 

Gubernur mengatakan, perlu adanya edukasi terkait narkotika ini. Menurutnya, narkotika dapat mengirim-sendi kehidupan masyarakat. Ia berpesan kepada seluruh jajaran Pemprov Sumbar untuk bersama memberantas dan menangani hal tersebut. 

“Sekarang generasi muda kita banyak yang terlibat baik sebagai pemakai maupun sebagai pengedar. Tentunya hal ini harus kita tangani, karena menyangkut amanat dari Presiden untuk mewujudkan Indonesia tahun 2045 yang akan datang,” terangnya. 

“Narkotika juga digunakan sebagai salah satu senjata dalam proxy war untuk melumpuhkan kekuatan sebuah bangsa. Kejahatan ini tidak hanya bermotif bisnis ilegal namun sudah merambah ke dalam motif kejahatan yang merugikan,” lanjut Gubernur. 

Kepala BNN RI Komjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, dalam arahannya mengatakan, dari hasil operasi pemeriksaan pada tahun 2021, gabungan antara BNN-Polri, telah ditemukan lebih dari 11 ton metamfetamin yang telah disita. 

“Sedangkan yang disita oleh Kepala BNN sendiri sebesar 3,3 ton. Hal ini yang membuat kami ingin mencanangkan sosialisasi terkait narkotika hingga ke desa-desa, termasuk di Sumatera Barat,” jelasnya. 

Terakhir ia menyampaikan, untuk merangkul orang-orang yang terkena narkoba, dengan merehabilitasi mereka, sehingga mereka bisa berkarya seperti yang lainnya. Selain itu Petrus mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Sumatera Barat atas keramahan untuk mendukung kegiatan ini bersama demi memerangi narkoba. (AAP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here