Beranda Polres Hasil Gelar Perkara Di Polda Malut Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Aset GMIH,...

Hasil Gelar Perkara Di Polda Malut Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Aset GMIH, Diputuskan Tetap Dilanjutkan

131
0
Foto: Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara, Iptu Elvin Septian Akbar.

Tobelo, Halut

Pelaksanaan Gelar Perkara Kasus Dugaan Pemalsuan Aset Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) di Ditkrimum Polda Maluku Utara, Rabu 02/02/2022 yang dipimpin oleh Kabag Wasidik yang dihadiri oleh Itwasda, Bidkum, BidPropam, Subdit dan Perwira lainya.

Sesuai dengan hasil kesepakatan gelar dan pendapat peserta gelar menyimpulkan bahwa perkara dugaan Pemalsuan Dokumen Aset GMIH tetap dilanjutkan, dengan rencana tindak lanjut yang sudah diberikan dari pimpinan gelar.

Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara Iptu Elvin Septian Akbar, Kamis (3/2/2022). “Yah dari hasil gelar perkara kasus dugaan pemalsuan dokumen aset GMIH oleh Ditkrimum Polda Maluku Utara, kesimpulanya tetap dilanjutkan,” tegas Elvin, melalui rilis yang sampaikan lewat pesan WhatsApp.

Untuk diketahui bahwa kasus dugaan pemalsuan dokumen aset GMIH, melibatkan tersangaka Demianus Ice, Anton Piga, Mezak Hohakay dan Pordinatus Sangadi.

Menanggapi hal ini, Kuasa Hukum Demianus Ice dan kawan-kawan, Selfianus Laritmas mengatakan, “Kami tetap menghargai langkah Polda untuk tetap melanjutkan perkara ini dan sebagai kuasa hukum akan terus pantau perkembangan kasus ini, karena menurut kami persoalan ini adalah soal sengketa perdata sehingga jika saat ini tetap dilanjutkan, sebagai kuasa hukum tetap menghargai semua proses hukum dan juga akan menyiapakan langkah selanjutnya untuk kepentingan klien kami”.

“Kami berharap soal perkara ini pihak penyidik jangan terlalu mencari unsur kepastian hukum, tetapi yang harus di kedepankan soal kemanfaatan hukumnya, apalagi ini soal masalah gereja yang sudah berkonflik lama tentang legalitasnya. Jika perkara ini tetap dipaksakan bisa saja terjadi polemik yang melibatkan kelompok yang satu dengan yang lain karena masalah ini bisa diselesaikan secara musyawarah karena perkara ini tidak ada yang dirugikan,” tegasnya. (Roby Pangemanan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here