Beranda Daerah Ijin Gudang, Perusahaan Asing Produksi Garmen Terselubung

Ijin Gudang, Perusahaan Asing Produksi Garmen Terselubung

49
0

Purwakarta, Jabar

Sebuah bangunan gudang yang berlokasi di Jalan Militer Desa Darangdan, Kec. Darangdan, Kab. Purwakarta, Prov. Jawa Barat, ternyata beralih fungsi menjadi tempat produksi garmen, yang mempekerjakan kurang lebih 500 an karyawan.

Dari infiormasi yang berhasil dihimpun media ini, pada bangunan gudang tersebut tercantum nama CV. Solvi Indonesia, dimanfaatkan oleh pengusaha asal Korea Selatan untuk memproduksi pakaian dan kerudung.

Menurut salah seorang warga yang tidak mau dipublish identitasnya, anaknya juga bekerja di perusahaan tersebut, dengan upah Rp 50 ribu/hari, dengan jam kerja dari pukul 06.30 – 18.30 Wib.

“Putri saya sudah hampir setahun bekerja di perusahaan ini, sejak keluar dari SMA,” terangnya.

Kabid Perijinan pada Dinas PMPTSP Kab. Purwakarta, Pramuji, ST., MT., yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/2/22) mengatakan, gudang CV. Solvi Indonesia beberapa waktu yang lalu sudah pernah ditindak tim penertiban dan disegel Satpol PP.

“Terkait bangunan di jalan Militer Desa Darangdan, memang ijinnya peruntukan gudang,” akunya. 

“Nanti kita akan koordinasikan dulu dengan OPD terkait, untuk selanjutnya ditindaklanjuti,” janjinya.

Kepala Desa Darangdan, Mumuy, yang dikonfirmasi melalui aplikasi WhatshApp mengakui keberadaan perusahaan asing tersebut. Menurutnya, kehadiran CV. Solvi Indonesia merupakan hasil kerjasama dengan Karang Taruna Desa Darangdan.

Ditanya terkait pengupahan di perusahaan Korea yang diterima karyawan, Mumuy mengakui mengetahui.

“Karyawan yang tidak memiliki keahlian digaji Rp 50 ribu/hari, bagi yang memiliki skill sampai Rp 90 ribu/hari,” terangnya.

“Ambu (Bupati Purwakarta red.) juga mendukung,” tambahnya, Rabu (16/2/2022).

Warga setempat berharap, Pemerintah Kabupaten Purwakarta segera turun ke Darangdan, karena karyawan yang notabene warga setempat menerima upah tidak sesuai UMK Purwakarta, bahkan jaminan kesehatan para karyawan tidak dijamin PMA asal Korea tersebut. (Jim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here