Beranda Daerah Imbas Penangkapan Wartawan Akibat Pemberitaan, Kapolda Diminta Copot Kapolres Enrekang

Imbas Penangkapan Wartawan Akibat Pemberitaan, Kapolda Diminta Copot Kapolres Enrekang

58
0

Takalar, Sulsel

Penangkapan salah seorang wartawan media online yang dilakukan oleh Pihak Polres Enrekang, kini menjadi bola panas, seruan pencopotan Kapolres Enrekang pun mulai bergulir.

Seruan ini mulai digulirkan oleh puluhan Wartawan dan LSM di Takalar yang menamakan diri “Aliansi Wartawan dan LSM Anti Kriminalisasi”.

Wawan, wartawan korban kriminilisasi Pemkab Enrekang

Bukan hanya sekedar menyerukan agar Kapolda Sulsel mencopot Kapolres Enrekang, mereka juga bahkan berniat melakukan aksi unjuk rasa yang akan melibatkan seluruh organisasi kewartawanan yang ada di Takalar.

“Polisi seharusnya menggunakan UU No 40 tentang Pers, jika terjadi perselisihan dalam sebuah pemberitaan, bukan malah menggunakan KUHP, ada mekanismenya jika berkaitan dengan pemberitaan, jangan mentang-mentang yang melapor itu pihak penguasa, lantas serta merta melakukan penangkapan. Ingat, Polisi itu bukan alat kekuasaan, tapi alat Negara,” ujar Dirman Dangker, dengan nada tinggi.

Tanggapan dari para pimpinan redaksi media juga mulai bermunculan. Salah seorang Pemred yang tidak mau dipublish, meminta kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk membuktikan komitmennya, “Hukum jangan tajam ke bawah, tumpul ke atas”. Bila polemik ini tidak dapat diselesaikan oleh Kapolda Sulawesi Selatan, sebaiknya kasus tersebut ditangani langsung oleh Mabes Polri.

Sebagaimana diberitakan banyak Media, Wawan, seorang wartawan salah satu media online, ditangkap Polisi di Makassar pada tanggal 7 Februari malam. Wawan ditangkap karena dilaporkan telah memuat berita yang dianggap mencemarkan nama baik Pemda Kabupaten Enrekang. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here