Beranda Ekonomi Irwan Prayitno : “Bupati Ali Mukhni Telah Mampu Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Daerah”

Irwan Prayitno : “Bupati Ali Mukhni Telah Mampu Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Daerah”

58
0

Ada yang menarik dari kunjungan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno ke Main Stadium Sumbar di Sikabu Lubuk Alung,  Kabupaten Padang Pariaman , Jumat (31/7/2020).

“Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), angka pertumbuhan ekonomi kabupaten Padang Pariaman jika Transportasi dan Pergudangan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di masukkan dalam indikator pertumbuhan maka pertumbuhan ekonomi Padang Pariaman hanya 2.51 %, hal ini disebabkan pada tahun 2019 arus penumpang dan barang turun,  karena harga tiket naik. Tapi kalau tidak di hitung transportasi dan pergudangan BIM pertumbuhan ekonomi Padang Pariaman 2019 sebesar 6.42 % salah satu tertinggi di Sumatera Barat”

Padang Pariaman, Sumbar |BU| Dalam bincang bincang santai tersebut terungkap ada dua kepiawaian Ali Mukhni ungkap Irwan Prayitno.

“Yang pertama adalah kabupaten Padang Pariaman menjadi dua besar pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera Barat dibawah Kabupaten Dharmasraya hal ini dikarenakan banyaknya pembangunan yang berskala besar di Padang Pariaman, baik dari APBD provinsi maupun bersumber dari APBN yang membelanjakan uangnya di Padang Pariaman,” ungkapnya

Mantan anggota DPR RI, Irwan Prayitno melanjutkan, “Faktor kedua adalah kelihaian Ali Mukhni meracik APBD, meskipun APBD defisit tetapi pertumbuhan ekonomi tetap tinggi hal ini tentu saja alokasi APBD lebih banyak pada sektor rill seperti pembangunan yang menyerap tenaga kerja, pembangunan akses produksi pertanian dan pengembangan sektor UKM, perikanan, peternakan dan pertanian berjalan di Padang Pariaman,” bilang Gubernur dua periode init.

Ali Mukhni yang juga mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Gubernur Sumatra Barat pada Pilkada mendatang mendengar pujian seperti itu langsung saja mengatakan, “Itu kan berkat arahan Bapak Gubernur serta kepercayaan Bapak Gubernur  meletakkan Program pembangunan di Kabupaten Padang Pariaman,” ujarnya.

Seperti diketahui berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), angka pertumbuhan ekonomi kabupaten Padang Pariaman jika Transportasi dan Pergudangan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di masukkan dalam indikator pertumbuhan maka pertumbuhan ekonomi Padang Pariaman hanya 2.51 %, hal ini disebabkan pada tahun 2019 arus penumpang dan barang turun,  karena harga tiket naik. Tapi kalau tidak di hitung transportasi dan pergudangan BIM pertumbuhan ekonomi Padang Pariaman 2019 sebesar 6.42 % salah satu tertinggi di Sumatera Barat. (r/desleo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here