Beranda Daerah Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Pandemik Covid-19

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Pandemik Covid-19

31
0

Seorang Jurnalis di Ciamis manfaatkan lahan seluas 1400 meter dengan tanami  jagung, sayuran dan tabur Ikan Nirwana di tengah pandemik Covid-19 yang berkepanjangan diwilayah Kabupaten Ciamis tentu sangat di rasakan dampaknya oleh seluruh lapisan masyarakat dari mulai pejabat hingga masyarakat bawah.

Supaya tidak ketergantungan pada bantuan, ya kita berinovasi dengan memanfaatkan lahan tidak produktif di olah menjadi produkktif. Bahkan pekarangan rumahpun bisa di manfaatkan untuk menanam benih cabe, sayuran dan setelah masa panen bisa di gunakan untuk kebutuhan hidup dan juga bisa di jual. -Rifai-

Ciamis, Jawa Barat | Dampak dari wabah coronapun tentu sangat dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat tak terkecuali para awak media dalam mencukupi kebutuhan hidup. Seiring dengan hal itu, tentu masyarakatpun di tuntut harus berinovasi dalam menyalamatkan beban hidup.

Rifa’i seorang jurnalis yang bertugas di wilayah Kabupaten Ciamis dari media Bhayangkarautama.Com, saat ditanya oleh awak media di sela kegiatannya menuturkan, “Bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya dalam rangka menjaga ketahanan pangan keluarga,” ungkapnya, Kamis (04/06/2020).

Ia mengatakan, memanfaatkan lahan yang tidak produktif milik orang tuanya dengan diolah menjadi kolam dan kebun. Rencananya untuk kebun akan di tanami seperti jagung, pisang, sayuran jenis pokcoy kangkung, cabe rawit dan lainnya.

“Adapun untuk kolam telah di ditabur bibit ikan nirwana 2000 ekor, pengolahan tanah tersebut bentuk upaya ketahanan pangan dalam menghadapi Pandemi Covid-19, dengan memanfaatkan lahan milik orang tua,” terangnya.

Ia berharap kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan  hal serupa, supaya ekonomi tetap terjaga minimal sedikit membantu beban hidup. Tidak terlalu berharap bantuan dari pihak manapun termasuk dari pemerintah, karena bantuan yang di alokasikan dari pemerintah sudah jelas peruntukannya.

“Bantuan yang di maksudkan yaitu baik yang bersumber dari pemerintah pusat, propinsi maupun dari pemkab, itu sudah jelas peruntukannya yaitu bagi masyarakat miskin, dampak covid-19 dan sakit menahun,” jelasnya.

“Supaya tidak ketergantungan pada bantuan, ya kita berinovasi dengan memanfaatkan lahan tidak produktif di olah menjadi produkktif. Bahkan pekarangan rumahpun bisa di manfaatkan untuk menanam benih cabe, sayuran dan setelah masa panen bisa di gunakan untuk kebutuhan hidup dan juga bisa di jual,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here