Jaga Ketertiban Pemilu 2024, Satlantas Polres Sabang Gelar Razia Sepeda Motor Brong

0
27
Foto: Kendaraan yang terjaring razia diamankan di Mapolres Sabang.

Dalam rangka menjaga ketertiban pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dari gangguan dan kebisingan kendaraan khususnya sepeda motor, Satuan Lalulintas (Satlantas) melakukan razia sepeda motor yang menggunakan knalpot brong yang biasanya digunakan anak muda dan remaja.

Sabang, Aceh // Kapolres Sabang AKBP Erwan, SH, MH melalui Kasat Lantas Ipda Rizal Bahnur usai melakukan razia sepeda motor berknalpot brong kepada Bhayangkarautama.com mengatakan, razia yang digelar Satlantas Polres Sabang Jum’at 12 Januari 2024 untuk menertibkan kendaraan terutama roda dua yang menggunakan knalpot brong.

“Agar pelaksanaan Pemilu serentak 2024 berjalan damai, aman dan tenteram maka, kami menertibkan kendaraan bermotor terutama sepeda motor yang menggunakan knalpot brong. Mengingat kendaraan yang berknalpot brong dapat menganggu ketentraman umum dan pelaksanaan Pemilu itu sendiri,” kata Ipda Rizal Bahnur.

Rizal menjelaskan, pada pelaksanaan kegiatan razia tersebut pihaknya berhasil mengamankan 10 unik sepeda motor berknalpot brong, semua kendaraan roda dua yang terjaring itu kemudian diamankan di Mapolres Sabang, untuk proses selanjutnya sesuai undang-undang yang berlaku dan pelanggarannya sendiri.

“Pada pelaksanaan razia sepeda motor berknalpot brong yang digelar di jalan lintas Aneuk Laot, Balohan persisnya depan SMAN II Sabang, kami berhasil menjaring sepeda motor berknalpot brong 10 unit dan semuanya dibawa ke Mapolres Sabang guna pengusutan lebih lanjut sesuai pelanggaran masing-masing,” jelas Rizal Bahnur.

Lebih lanjut Rizal menerangkan, penertiban razia terus dilakukan pada waktu-waktu tertentu guna menertibkan kendaraan bersuara bising, sehingga masyarakat tidak terganggu dengan hal-hal yang dapat menganggu seperti pasa saat kampanye Pemilu 2024 yang segera diselenggarakan.

Oleh karenanya tambah Rizal, Satlantas Polres Sabang rutin menggelar razia knalpot brong dan aksi balap liar dilakukan oleh anak-anak muda dan remaja. Agar, masyarakat dapat menyadari bahwa menggunakan knalpot brong dan balap liar itu menyalahi aturan dan mengganggu ketertiban umum, termasuk membahayakan dirinya sendiri serta orang lain.

“Pelanggaran yang dilakukan dengan menggunakan knalpot brong dan pelaku balap liar adalah melanggar Pasal 25 ayat 1 jo Pasal 106 Ayat 3, Pasal 48 Ayat 2 dan 3, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” terang Ipda Rizal Bahnur. (Jalaluddin Zky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here