Beranda Pariwisata Jon Cupak : “Pariwisata Kabupaten Solok Makin Menggeliat”

Jon Cupak : “Pariwisata Kabupaten Solok Makin Menggeliat”

111
0
jon cupak

“Menjadi sebuah daerah Daya Tarik Wisata Unggulan (DTWU, red), Kabupaten Solok harus terus berbenah dan melakukan inovasi tiada henti dalam mengangkat potensi wisatanya demi meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Solok Nan Indah,” demikian diungkapkan Ketua Forum Pokdarwis dan Penggiat Wisata Kabupaten Solok, Jon Cupak, Jum’at (21/10/2022).

Kabupaten Solok | Pria dengan nama asli Joni Oktavianus tersebut lebih lanjut menyampaikan, “Kabupaten Solok dengan Geopark Singkarak Danau Kembar nya, merupakan daerah daya tarik wisata unggulan nomor 1 di Sumatera Barat dimana pada tahun 2021 lalu pada festival CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) dan berhasil meraih Juara 1 tingkat Provinsi Sumatera Barat,” ulasnya.

“Diharapkan dengan adanya prestasi tersebut bisa lebih mendorong pencapaian target RPJMD, menjadikan Kabupaten Solok yang terbaik di Sumatera Barat karena sektor pariwisata merupakan salah satu program unggulan dalam peningkatan ekonomi masyarakat daerah, khususnya Kabupaten Solok,” imbuhnya.

Hal itu disampaikan Jon Cupak dalam menanggapi salah satu program atau event yang akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yakni Gowes Wisata Salingka Danau pada tanggal 30 Oktober 2022 dengan tema Napak Tilas Tour de Singkarak Dalam Memperingati Sumpah Pemuda, dengan perkiraan peserta lebih dari seribu orang peserta.

Berdasarkan flyer yang beredar di media sosial maupun promosi langsung Disparbud Kab Solok diterangkan bahwa peserta dikenakan biaya Registrasi senilai 100ribu dengan fasilitas Camping Ground di Danau Talang, Makan Malam, Snack Siang, Makan Siang, Parkir, Hiburan Kuis Irama Minang (KIM) dengan bintang tamu Ajo Buset serta Pertunjukan Seni lainnya dan memperebutkan hadiah total 50juta rupiah.

jon cupak
Flyer Gowes Wisata Salingka Danau (Dok : Istimewa)

Selain itu rangkaian acara Festival Kesenian, Pameran Ekonomi Kreatif dan UMKM diharapkan akan menambah semarak kegiatan ini dan menjadi salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kab Solok terhadap Kelompok Sadar Wisata serta Pelaku UMKM dan seni budaya di sekitar lokasi acara dan Kabupaten Solok umumnya.

Sebelumnya pada tanggal 29 Oktober akan dilaksanakan terlebih dahulu Bike Camping di Danau Talang, salah satu destinasi wisata favorit Kabupaten Solok saat ini, yang rencananya akan dihadiri Bupati Solok, H. Epyardi Asda Dt. Sutan Majolelo, M.Mar dalam acara Temu Ramah dan dilanjutkan pada keesokan harinya dengan Gowes Wisata Salingka Danau.

Rute yang akan ditempuh sejauh 23,13 kilometer dengan Start dan Finishnya di Convention Hall Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, nantinya peserta Gowes akan melewati tiga danau yakni, Danau Diatas, Danau Dibawah dan Danau Talang.

“Dengan adanya event ini semoga menjadi sebuah motivasi bagi pelaku dan penggiat wisata untuk saling berlomba mempromosikan Kabupaten Solok ke mata dunia, Kabupaten Solok merupakan satu-satunya daerah di dunia ini yang mempunyai 5 buah danau dengan bentangan keindahan alam yang sangat memukau, belum lagi potensi-potensi wisata lain di 74 Nagari yang belum teridentifikasi dan di promosikan,” terang Jon Cupak.

Lebih lanjut Jon Cupak yang juga menjabat Ketua Pokdarwis Cupak Pusako, Nagari Cupak, Kec Gunung Talang ini menerangkan, “Diperlukan peran serta yang lebih intens dari Kelompok Sadar Wisata yang ada di Kabupaten Solok dalam mendukung program Pemerintah Kab Solok, sampai saat ini terdaftar sekitar 44 Kelompok Sadar Wisata yang terbentuk namun kita belum maksimal dalam menjalankan program masing-masing sebagai mitra perpanjangan tangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di tingkat Nagari,” sambung Jon.

“Kita juga berharap perhatian lebih terhadap Kelompok Sadar Wisata dari Disparbud Kab Solok seperti informasi program ataupun petunjuk lebih lanjut yang akan bisa mendukung kinerja kita bersama dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata maupun kesejahteraan Kelompok Sadar Wisata itu sendiri,” pungkas Jon Cupak. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here