Beranda Daerah Kabid Aset Pemko Sabang Diminta Tidak Jual Obat Untuk Kepentingan Pribadi

Kabid Aset Pemko Sabang Diminta Tidak Jual Obat Untuk Kepentingan Pribadi

31
0
Foto: Bangunan liar di belakang toko King Fritz Chicken di Jalan Malahayati Kota Sabang.

Sabang, bhayangkarautama.com

Tugas seorang pejabat bagian aset Pemerintah Kota (Pemko) Sabang dinilai salah kaprah, bahkan berani mencatut nama Pj. Walikota, guna memuluskan tugasnya sehari-hari.

Hal tersebut terbukti saat media ini mengkonfirmasi terkait bangunan liar tanpa izin yang terletak di belakang salah satu toko kawasan jalan Malahayati, pusat pasar tradisional Kota Sabang, Gampong Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Kepala Bidang (Kabid) Pemko Sabang saudara Mawardi malah menjual nama Pj. Walikota.

Dimana keberadaan bangunan liar tersebut selain dibangun tanpa izin, juga telah merusak tatanan kota tentunya tidak sesuai tata ruang menyebabkan pemandangan tak sedap. Namun, Kabid aset terkesan ada apa-apanya sehingga, berbagai alasan berdalih agar bangunan itu tetap tidak disentuh.

Padahal Pj. Walikota Drs. Reza Fahlevi, M.Si., sebelumnya telah melakukan rapat dengan seluruh Kepala Dinas terkait untuk membahas keberadaan bangunan liar tersebut. Bahkan, hasil dari rapat yang digelar di lantai tiga ruang rapat kerja Walikota beberapa hari lalu diputuskan bahwa dalam tempo dua hari pihak aset akan membongkar bangunan liar dimaksud.

Namun ironisnya, sampai saat ini bangunan kumuh itu masih berdiri kokoh tanpa sentuhan pihak terkait, sehingga menjadi tanda tanya bagi masyarakat bahwa pemilik bangunan tersebut milik orang keras kepala atau penguasa yang kuat.

Sementara Kabid aset Pemko Sabang, Mawardi dikonfirmasi media ini Selasa (15/11/2022), berdalih bahwa dirinya telah menyurati Pj Walikota dan tidak akan membongkar bangunan dimaksud melainkan mempercantik karena pemilik toko butuh dapur.

“Hal itu sudah disampaikan dalam rapat teknis kemudian akan dilaporkan ke Pj. Walikota, apakah dapat dipenuhi sesuai rencana awal. Dan hal tersebut sesuai arahan Pj. Walikota, kita lakukan pendekatan secara humanis,” katanya.

“Kami perlu laporkan lagi karena permintaan penyewa bisa atau tidak dan juga solusi lain seperti hasil rapat, agar dapur belakang dipercantik dengan dibangun atau ditambah yang bagus dan tidak terkesan kumuh. Jika tidak kami akan siapkan surat ke Satpol-PP, agar bergerak sesuai arahan,” ungkap Mawardi.

Seperti diketahui niat Pj. Walikota Sabang seluruh bangunan yang berada dalam pusat kota Sabang terlihat indah, rapi dan tidak muncul bangunan liar, maka salah satu bangunan liar yang dibangun tanpa izin diminta kepada pihak terkait segera dibongkar.

Apalagi penyewa hanya menyewakan toko bukan sampai merambah ke belakang, karena selain tertipu lorong lintas masyarakat dan akan menganggu aktivitas lain seperti jika terjadi kebakaran atau kebutuhan lainnya. Akan tetapi tidak diketahui pasti apa maksud dan tujuan Kabid aset begitu mempertahankan bangunan liar tersebut, mungkin kah karena gurihnya Ayam King Fritz Chicken itu. (Jalaluddin Zky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here