Beranda Bhayangkara Kapolda Sumut : Laporan Keuangan Itu Sangat Penting Dan Harus Transparan

Kapolda Sumut : Laporan Keuangan Itu Sangat Penting Dan Harus Transparan

32

Kapolda Sumut membuka kegiatan Rekonsiliasi dan penyusunan laporan keuangan Polda Sumut TA 2019 guna mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian dari BPK RI di Wings Convention, Senin (13/01/20)

Sumut | Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si membuka langsung kegiatan ini didampingi Wakapolda Sumut, Irwasda Polda Sumut, PJU Polda Sumut. Turut hadir wakil Tim Puskeu Polri, Kemenkeu RI Kakanwil DJPB Prov Sumut, KA KKPN Medan I, Pimwil BRI Medan dan BNI Medan dan seluruh peserta bensat dan operator Keu Polres Sajaran Polda Sumut.

Maksud dan tujuan kegiatan untuk menyajikan laporan keuangan Polda Sumut yang benar, akuntabel, transparan dan untuk mempertahankan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Keuangan Polri yang ke 7 kali nya dari BPK RI.

Kapolda Sumut menyampaikan anggaran dan keuangan itu sangat penting. Bagaimana kita mau bertugas jika tidak ada logistik sementara untuk mendapatkan logistik semuanya berasal dari anggaran yaitu keuangan.

Dalam kesempatan ini Kapolda Sumut kembali menekankan “Tidak Ada Tempat Bagi Penjahat di Sumut, Kita Pasti Bisa”. Kapolda Sumut juga mengatakan jangan ada anggota yang bermain dengan narkotika, kita akan menindak tegas semuanya tanpa pengecualian.

Irjen Martuani menyampaikan anggaran kita harus dapat di pertanggung jawabkan, sehingga hari ini kita di kumpulkan di sini sebagai bentuk pemaparan bahwa tidak ada yg di tutupi. Kapolda Sumut juga mengatakan agar jangan ada anggaran yang di gunakan tidak semestinya.

Setiap satker harus tau anggarannya berapa dan untuk apa agar bisa di revisi. “Jangan ada yg coba main main denggan anggaran satuannya. Seluruh anggaran yang kita dapat untuk Polda Sumut adalah untuk pelaksanaan tugas,” kata Kapolda Sumut.

BACA JUGA :  Ketua BPRPI Jati Rejo Minta Pembangunan Tembok Yayasan Budha Panti Jompo Di Hentikan

Saat ini anggaran yang kita dapat mengalami kenaikan dari 22% menjadi 25% dan ini harus dapat di pertanggung jawabkan.

Di akhir sambutannya Kapolda Sumut resmi membuka kegiatan ini di tandai dengan pemukulan palu 3 kali. Kegiatan di tutup dengan pemberian cinderamata kepada 3 satker terbaik laporan keuangan yaitu kepada Polres Tanjung Balai, Sibolga dan Tapteng. (Leodepari)

Facebook Comments