Beranda Bhayangkara Kapolres Ciamis : “Akan Tindak Tegas Pembuat Onar”

Kapolres Ciamis : “Akan Tindak Tegas Pembuat Onar”

346
0

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2020 di Kabupaten Ciamis akan di laksanakan pada tanggal 15 Agustus 2020 dan di ikuti oleh 143 Desa. Pelaksanaan tersebut menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah termasuk jajaran aparat penegak hukum Polres Ciamis, pasalnya kegiatan tersebut digelar pada saat wabah pandemik covid-19 masih melanda Bangsa Indonesia.

“Polres Ciamis tidak akan mentolerir siapapun yang akan mengacaukan atau membuat suasana Kamtibmas tidak aman, maka kami akan tindak tegas dengan memproses sesuai aturan dan norma hukum yang berlaku, semua itu dilakukannya tiada lain agar suasana baik sebelum ataupun sesudah pelaksanaan Pilkades Kabupaten Ciamis  tetap aman, nyaman, sejuk dan kondusif,” – Kapolres Ciamis, AKBP

Ciamis, Jawa Barat |BU| Terkait situasi kondisi jelang pilkades serentak  baik di saat tahapan pelaksanaan pilkades  maupun usai pelaksanaannya menuturkan. Bahwa jajaran Polres Ciamis telah siap menghadapi kegiatan hajat demokrasi tingkat desa.

Dalam menciptakan suasana iklim yang sejuk, tenang dan kondusif, menurut Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra, S.Ik, M.H, pihaknya telah melaksanakan berbagai upaya serta menurunkan tim dan personil untuk selalu melaporkan kepadanya terkait situasi di wilayah terutama desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak, termasuk dirinya sendiri dengan para pejabat utama Polres dibantu unsur TNI, turun langsung untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, sambang kepada calon kepala desa, ke tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda terkait pesan kamtibmas, sekaligus memastikan agar kegiatan Pemilihan Kepala Desa Serentak tahun 2020  dapat berjalan dengan aman,tentram dan kondusif.

Tak ingin wilayahnya tidak kondusif, Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra, S.Ik, M.H turun langsung beserta pejabat utama polres dan jajaran ke desa – desa yang akan melaksanakan pilkades guna mengecek kesiapan panitia  serta sambang ke masyarakat untuk memberikan edukasi terkait kondusifitas wilayah.

“Polres Ciamis telah melakukan pemetaan bagi desa yang dipandang rawan konflik, tatkala ada di wilayah tersebut chaos atau ketidak puasan baik dari calon maupun dari pendukungnya yang tidak menerima jagoannya kalah maka kami Polres Ciamis bersama Kodim 0613/Ciamis telah memetakan sekaligus mengantisipasi,” jelas Kapolres Ciamis.

Salah satu cara menghadapinya yaitu dengan memerankan para Bhabinkamtibmas dibantu oleh TNI dan Masyarakat dengan melaksanakan deklarasi damai Kesepakatan bersama pilkades serentak yang aman dan damai dan itu dilakukan langsung di tempat atau daerah yang melaksanakan Pilkades serentak dan

kegiatan deklarasi damai atau penandatanganan kampanye damai sesuai dalam tahapan pilkades yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2020 nanti.

“Dalam isi deklarasi tersebut untuk dilakukan Nota kesepakatan deklarasi damai bahwa pilkades serentak di Ciamis  harus berjalan Kondusif,” terang Dony Eka.

“Polres Ciamis tidak akan mentolerir siapapun yang akan mengacaukan atau membuat suasana Kamtibmas tidak aman, maka kami akan tindak tegas dengan memproses sesuai aturan dan norma hukum yang berlaku, semua itu dilakukannya tiada lain agar suasana baik sebelum ataupun sesudah pelaksanaan Pilkades Kabupaten Ciamis  tetap aman, nyaman, sejuk dan kondusif,” tegas Dony Eka.

Ia berharap, “Kepada masyarakat agar menyalurkan suara sesuai dengan pilihannya masing masing, hindari politik uang atau money politics agar suara anda tetap sesuai pilihan dan tidak terjualkan dengan nominal rupiah yang tidak seberapa yang menjadikan suara anda mejadi hilang, pergunakan pilihan anda sesuai dengan hati nurani,” himbaunya.

Dirinya pun berpesan kepada masyarakat pengguna medsos agar tidak meyebarluaskan informasi berita bohong atau hoaks, “Jika informasi belum jelas kebenaran sebaiknya di tabayunkan dulu, jangan sampai anda terjerat undang-undang ITE,” harapnya.

Kepada Panitia pelaksana pilkades, TNI ataupun Polri, Kapolres menekankan untuk menjaga netralitas dengan mempedomani bahwa kita semua harus memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat dan kepada Kepala Desa baik yang terpilih maupun yang kalah untuk menyiapkan diri serta menerimanya dan kepada kepala Desa yang menang untuk tetap bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk memajukan  desanya kedepan lebih baik dan maju lagi.

Mengakhiri wawancaranya Kapolres Ciamis berpesan, “Kepada panitia dan masyarakat karena pelaksanaan pilkades di saat pandemi covid-19, semua harus mengikuti protokol covid,” pungkasnya. (Muhamad Rifa’i)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here