Beranda Bhayangkara Kapolres Ciamis Klarifikasi Soal Viral Video FPI Razia Di Salah Satu Rumah...

Kapolres Ciamis Klarifikasi Soal Viral Video FPI Razia Di Salah Satu Rumah Makan

479
0
RSUD Tobelo

Beredarnya video di dunia maya atau medsos terkait penayangan salah satu ormas Islam di televisi swasta yang sedang melakukan sweeping di bulan suci Ramadhan membuat Polres Ciamis angkat bicara.

Ciamis, Jabar | Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra,S.IK.M.H, saat diwawancarai media ini melalui sambungan selulernya, Minggu (03/05/2020) menyampaikan, “Dalam konten video sweeping yang dilakukan oleh Ormas Front Pembela Islam (FPI) DPW Kabupaten Ciamis terhadap salah satu warung  rumah makan yang buka di siang hari pada saat bulan Ramadhan di Kabupaten Ciamis tersebut merupakan kejadian Tahun 2007 atau sekira 12 tahun yang lalu dan saat ini tidak ada kejadian sweeping oleh ormas terhadap warung makan di wilayah hukum polres Ciamis,” terang Dony Eka.

HUT Bahayangkara

“Dari penelusuran Tim Cyber Patroli Polda Jabar bahwa video tersebut dipublikasikan pada 24/9/2007, dengan durasi 1 menit 26 detik yang merupakan tayangan berita headline news, salah satu stasion televisi swasta di Indonesia dan diunggah pertama kali oleh akun yang bernama Havid Han dengan alamat link https://youtu.be/qnCzoScFq0 dengan judul aksi FPI PART 1,” terangnya.

Dony Eka,menjelaskan bahwa narasi dari vidio tersebut, adalah massa FPI menghancurkan warung tempat jual makanan dan memukul warga yang tidak berpuasa.

“Dari hasil pengecekan kejadian dapat di simpulkan video yang ditampilkan memang benar akan tetapi tidak sesuai dengan fakta dan waktu kejadian yang sebenarnya,” tutur Dony Eka.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menayangkan konten-konten, berita atau video yang belum jelas keakuratannya, karena itu akan membuat kegaduhan di masyarakat. Saat ini wilayahnya tetap dalam keadaan sejuk, nyaman, aman dan kondusif.

“Bagi siapapun masyarkat yang membuat gaduh apalagi dengan meyebarkan berita yang tidak benar (hoaks) kami Polres Ciamis tidak akan mentoleril perbuatan tersebut dan akan kami kejar dan akan di proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here