Kapolres Ende Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS Pemilu 2024

0
19

Kapolres Ende, AKBP. I Gede Ngurah Joni M., S.H., S.I.K, M.H., pimpin apel pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan TPS Pemilu 2024 yang ada di Kabupaten Ende, Senin (12/2/2024) pukul 08.30 Wita.

Ende, bhayangkarautama.com – Turut hadir dalam Apel pergeseran pasukan pam TPS Pemilu 2024 diantaranya, Dir Satsamapta Polda NTT, Kombes Pol. Indra Rathana, S.I.K.,  Dandim 1602 Ende, Letkol Kav. I Nengah Pendi Ristanto, S.T., Wakapolres Ende, Kompol Ahmad, S.H., Danki Satbrimob Ende, Kaban Kesbangpol Kabupaten Ende, Kasat Sat Pol PP Ende, Ketua Pengadilan Negri Ende, Ketua KPU Ende dan Ketua Bawaslu Kabupaten Ende.

Kapolres Ende dalam amanatnya mengatakan, Pemilihan Umum merupakan pesta demokrasi Indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah karena dilaksanakan secara serentak 5 (lima) jenis pemilihan dalam waktu yang bersamaan. Pemilu kali ini akan menjadi warisan kebanggaan sekaligus menjadi sorotan dunia internasional terkait, apakah Bangsa Indonesia mampu melaksanakan konsolidasi politik dengan demokratis dan berintegritas dalam rangka memilih pemimpin nasionalnya.
“Sukses atau tidaknya perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Tidak saja anggota partai politik dan masyarakat yang dituntut untuk taat dan patuh pada berbagai ketentuan yang ada, akan tetapi juga pihak penyelenggara Pemilu, yakni KPU dan Bawaslu wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang obyektif dan transparan. Tidak ketinggalan tentunya fungsi dan peran TNI-Polri yang berada di luar lingkup penyelenggara pemilu, akan tetapi sangat menentukan suksesnya keberlangsungan pemilu yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” ucapnya.

“Pada pelaksanaan pemilu tahun 2024 khususnya di wilayah kabupaten Ende terdapat 983 TPS dengan pemilih sebanyak 211.004 jiwa, Dengan pelibatan personel pengamanan Polri sebanyak 405 personel, yakni Pam TPS sebanyak 327 personel (35 personel BKO dari Polda dan 292 personel Polres Ende), Pakor/Pamatwil kecamatan sebanyak 21 personel, Patroli sebanyak 57 personel (28 personel BKO Brimob Polda, 1 personel paping BKO Polda, 28 personel Polres) dan Linmas sebanyak 1.966 personel serta dibantu personel TNI,” ucap Kapolres Ende.

“Kita ketahui bersama bahwa setiap penyelenggaraan pemilu serentak terdapat ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang dimungkinkan akan menghambat kelancaran penyelenggaraan pemilu sehingga Bawaslu dan Polri telah mengeluarkan indeks kerawanan pemilu, yang merupakan pemetaan terhadap kerawanan – kerawanan yang diprediksi akan timbul disetiap daerah. Pemetaan kerawanan ini meliputi sisi penyelenggaraan dan sisi keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambah Kapolres Ende.
Sebelum mengakhiri amanatnya Kapoles Ende menekankan 5 (lima) point penting kepada Personel Pam TPS diantaranya;

-Jaga Netralitas TNI-POLRI dalam pelaksanaan pengamanan.

-Jalin Sinergitas antara Pemerintah, TNI-POLRI dan Komponen masyarakat unsur seluruh guna mewujudkan keamanan dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas.

-Lakukan Penggalangan terhadap Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Adat (Toda), Untuk membantu Polri dalam memberikan rasa tenang kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman.

-Jaga keselamatan dan kesehatan serta nama baik institusi.

-Hindari Arogansi, over acting dalam Pelaksanaan Pengamanan. (Damianus Manans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here