Beranda Bhayangkara Kapolri Mencanangkan Program Kampung Tangguh Nasional Untuk Wilayah Hukum Polda NTT

Kapolri Mencanangkan Program Kampung Tangguh Nasional Untuk Wilayah Hukum Polda NTT

104
0

Dalam Rangka menghadapi pandemi Covid – 19 yang secara Nasional belum adanya menunjukan tanda – tanda akan berahkir dan bahkan sampai saat ini masih saja muncul kasus baru sehingga perlu dilakukan langkah – langkah antisipatif.

Bukan hanya kampungnya yang tangguh, Tetapi Kabupatennya juga ikut tangguh yaitu, Tangguh dalam masalah keamanan, Masalah kreatifitas, Masalah ketahanan pangan dan juga masalah kesehatan. “Kapolres Ende, AKBP. Albertus Andreana, SI.k”

Kapolres Ende, AKBP Albertus Andreana, SI.k saat memberikan keterangan kepada awak media, Ende, Rabu (15/07/2020).

Ende, NTT |BU| Kampung Tangguh merupakan program inovatif Kapolri. Pernyataan ini disampaikan Kapolres Ende, AKBP. Albertus Andreana, SI.k, kepada sejumlah awak media setelah launching Kampung Tangguh Kelimutu di Desa Nanganesa, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, NTT, Rabu, (15/7/2020).

Untuk menyikapi hal tersebut, Kapolri telah mencanangkan program Kampung Tangguh Nasional untuk wilayah hukum Polda Nusa Tenggara Timur yang telah diluncurkan secara serentak Kampung Tangguh Turangga.

Sementara untuk wilayah hukum Polres Ende, Telah dibentuk Kampung Tangguh Kelimutu. Sehubungan dengan hal tersebut, Maka ditunjuklah Kampung Nanganesa yang berada di Desa Nanganesa, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende sebagai Kampung Tangguh.

“Tidak hanya di Ende akan tetapi hampir di setiap Polres kita laksanakan pada hari ini, Namun pelaksanaan secara Nasional dilaksanakan pada hari Kamis Kemarin,” jelas Kapolres.

Dirinya berharap, Kampung Tangguh perlu dibuat per-Polsek dan kemudian berkembang per-Kecamatan.

“Kalau hari ini sebagai contoh dan bisa diikuti oleh seluruh masyarakat, Kita akan dibantu oleh TNI, saya yakin dan percaya bahwa suatu saat Kabupaten Ende benar-benar tangguh,” ungkapnya.

Tambah Albertus, “Bukan hanya kampungnya yang tangguh, Tetapi Kabupatennya juga ikut tangguh yaitu, Tangguh dalam masalah keamanan, Masalah kreatifitas, Masalah ketahanan pangan dan juga masalah kesehatan,” imbuhnya.

Kapolres, Albertus, pun mengatakan, Kita harus beradaptasi dengan kehidupan baru karena kita tidak tahu sampai berapa lama covid-19 ini akan berakhir. Apakah kita harus terpuruk dengan ekonomi kita yang tidak pasti, atau kita harus survival dan menyesuaikan diri dengan keadaan.

Untuk itu, Kapolres, Albertus berkomitmen untuk tetap kawal sampai program Kampung Tangguh ini berhasil dan diikuti oleh setiap Polsek.

“Pasti ada kendala-kendala yang akan kita hadapi nantinya, Kendala itu akan menjadi pembelajaran untuk kita”, ungkapnya.

Sementara, Bupati Ende dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten III Setda Ende, Hiparkus Heppi, mengatakan, Kampung Tangguh menjadi komitmen nyata dari pihak Polri untuk terus menjaga dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid -19.

Dalam sambutan itu, Pemda Ende memberikan apresiasi kepada pihak Polri, khususnya Polres Ende yang telah menginisiasi kegiatan ini. Bupati juga meminta kepada semua komponen masyarakat agar secara bersama-sama berjuang memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 diwilayah ini.

Bupati juga mengingatkan kepada masyarakat untuk harus tetap waspada terhadap penyebaran covid-19 dengan cara tetap mematuhi protokol kesehatan.

Untuk diketahui, Kegiatan Kampung Tangguh Kelimutu dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Ende, Anggota DPRD Kabupaten Ende, Dandim 1602 Ende dan beberapa OPD Kabupaten Ende. (Damianus Manans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here