Beranda Polres Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang : Tidak Benar Ada Pemerkosaan Terhadap Tahanan

Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang : Tidak Benar Ada Pemerkosaan Terhadap Tahanan

35
0
Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang, AKP Adi Putra
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Yang Ke -151

Pangkalpinang, Babel

Terkait adanya berita salah satu media online tentang diduga adanya pemerkosaan terhadap tahanan wanita di Polres Pangkalpinang oleh salah satu oknum polisi berpangkat Bripka berinisial ES yang bertugas di Polres Pangkalpinang beberapa waktu lalu.

Tindakan asusila tersebut diduga dilakukan kepada tahanan wanita berinisial S, yang ditahan dalam kasus penyalagunaan narkotika. Wanita tersebut diketahui sebelumnya bekerja di salah satu tempat karaoke di Pangkalpinang.

Mendalami adanya informasi dalam pemberitaan media Online tersebut, awak media mencoba menelusuri kebenaran berita tersebut dengan menghubungi Kasat Reskrim AKP Adi Putra, lewat aplikasi whatsApp.

Dalam komunikasi lewat aplikasi whatsApp, Rabu (11/08-20219, Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra, membantah isi pemberitaan tersebut. Menurut Adi Putra bahwa tidak benar ada kejadian pemerkosaan tahanan wanita oleh oknum anggota Polres Pangkalpinang.

Saat ditanya terkait adanya statemen Kasi Propam Pangkalpinang, Iptu Candra Harsono, yang membenarkan adanya kejadian tersebut (30/06-2021), Adi Putra menjawab kalau hal itu tidak benar, karena tidak ada Kasi propam yang membenarkan kejadian pemerkosaan tersebut.

Lanjut Kasat Reskrim Polresta AKP Adi Putra, melalui aplikasi whatsApp, bahwa terkait pemberitaan tersebut Polresta Pangkalpinang melalui Unit tiliter syber crime Satreskrim Polres Pangkalpinang, akan menyelidiki apakah pemberitaan tersebut sudah memenuhi unsur pelanggaran terhadap UU ITE.

“Kita akan selidiki UU ITE nya dalam pemberitaan ini, tentang adanya kejadian pemerkosaan terhadap tahanan wanita¬† yang dilakukan oleh oknum anggota Polres Pangkalpinang,” tegas Adi Putra.

Adi Putra berharap, agar rekan-rekan media dalam memberikan Informasi kepada masyarakat harus juga mempertimbangkan fakta kebenaran dan unsur jurnalistik. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here