Beranda Daerah Kasus Mantan Sekda Nias Utara Berbuntut Panjang, Jajaran Narkoba Polrestabes Medan Diperiksa...

Kasus Mantan Sekda Nias Utara Berbuntut Panjang, Jajaran Narkoba Polrestabes Medan Diperiksa Propam

85
0

Medan, Sumut

Propam Polda Sumut memeriksa sejumlah penyidik hingga Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan Siahaan.

Belum diketahui pasti kenapa petugas Sat Res Narkoba Polrestabes Medan ramai-ramai diperiksa Bid Propam Polda Sumut.

Apakah pemeriksaan ini ada hubungannya dengan kasus mantan Sekda Nias, Utara Yafeti Nazara yang cuma direhab dan kasusnya tidak dilanjutkan, atau karena kasus lain.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Oloan Siahaan, dikonfirmasi awak media tidak memberikan jawaban. Begitu juga dengan Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko dan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, enggan memberikan keterangan.

Namun, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono, membenarkan penyidik dan Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan diperiksa Bid Propam Polda Sumut.

Hanya saja Argo tidak merinci apa kasus yang melatari pemeriksaan Oloan dan bawahannya.

Apakah karena indikasi tangkap lepas sejumlah tahanan kasus narkoba, atau adanya maladministrasi proses penanganan perkara.

“Ya betul, diperiksa Propam Polda Sumut,” kata Argo.

Ketika ditegaskan apakah kasus ini ada hubungannya dengan penangkapan Sekda Nias Utara Yafeti Nazara, Argo cuma bilang belum ada.

“Sementara belum ada. Sudah ditangani Polda Sumut. Nanti akan disampaikan,” ujarnya singkat.

Sejauh ini, kasus yang sempat menjadi perhatian publik adalah penggerebekan pesta narkoba Sekda Nias Utara Yafeti Nazara.

Selain menangkap Yafeti Nazara, Polrestabes Medan juga menangkap ASN Kesbangpol Nias Utara, Yuniman Nazara.

Saat ditangkap, baik Yafeti Nazara maupun Yuniman Nazara dikabarkan sempat mengakui mengonsumsi pil ekstasi.

Selanjutnya, dengan proses penyelidikan yang singkat, polisi mengaku membantarkan keduanya ke rumah Sakit Jiwa Prof. ildrem di Padang Bulan.

Tapi anehnya, meski polisi mengatakan ikut membantarkan Yuniman Nazara ke RSJ. Prof. Ildrem untuk jalani rehabilitasi, kenyataannya Yuniman Nazara sudah bebas.

Dia sekarang ini sudah berdinas seperti sedia kala.

Dianggap Tebang Pilih

Pengamat hukum Kota Medan, Muhammad Iqbal Sinaga menilai polisi tebang pilih dalam tangani perkara, khususnya menyangkut pidana narkoba yang melibatkan Sekda Nias Utara, Yafeti Nazara.

Kata Iqbal, Polrestabes Medan terkesan memberi keistimewaan pada Yaferti Nazara dan kroninya. Sudah semestinya, Yafeti Nazara diproses hukum.

“Meskipun direhab, perkaranya harus sampai ke pengadilan,” kata Iqbal, Selasa (22/6/2021).

Dia mengatakan, Yafeti Nazara dan para kroninya yang tertangkap pesta narkoba harus diperlakukan sama di hadapan hukum, sebagaimana warga sipil lainnya.

“Jangan pas warga biasa yang tertangkap dengan barang bukti sedikit, tetap dimajukan perkaranya ke pengadilan. Sedangkan beliau yang ASN dan memiliki jabatan, jangankan perkaranya ke pengadilan, proses asesmennya juga sangat cepat sejak ditangkap. Persamaan hak di mata hukum harus tetap ditegakkan,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga mengkritisi tentang sanksi yang didapat dari Komisi ASN. Iqbal mengatakan bahwa para oknum yang tertangkap harus juga diperiksa secara kode etik.

“Harus juga dipertanyakan ke Komisi ASN. Bagaimana sikap mereka dengan tindakan ASN tersebut,” pungkasnya.

Terpisah, Kasi Intel Kejari Medan, Bondan Subrata, SH., mengaku belum ada menerima berkas perkara Yafeti Nazara dari polisi.

“Belum kami terima,” ucap Bondan singkat.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here