Beranda Uncategorized Kejari Sabang Beri Pemahaman Hukum Kepada Siswa-Siswi SMAN/SMKN Duta Pelajar Hukum

Kejari Sabang Beri Pemahaman Hukum Kepada Siswa-Siswi SMAN/SMKN Duta Pelajar Hukum

153
0
RSUD Tobelo

Sabang, Aceh

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang, memberikan pemahaman dasar hukum kepada siswa/i Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Kota Sabang, Rabu (24/11/2020), di Aula SMKN setempat. Kegiatan tersebut, sekaligus mengantar peserta seleksi duta pelajar sadar hukum ke tingkat Provinsi Aceh.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sabang, Choirun Parapat, SH., MH., kepada awak media diawal pembukaan kegiatan mengucapkan selamat Hari Guru tahun 2020, semoga guru di Indonesia semakin baik dan terdidik dalam mendidik anak bangsa serta manjadi generasi yang memiliki bangsa cerdas dan mampu bersaing dangan nagara-negara maju.

“Sebelumnya saya mengucapkan selama hari guru tahun 2020, semoga penata ilmu bagi anak bangsa ini semakin baik dan profesional, sehingga dapat melahirkan generasi pemikir-pemikir handal yang dapat bersaing dengan perkembangan kemajuan dunia”, kata Kajari Choirun Parapat, SH., MH.

Kajari yang tegas nan santun ini menjelaskan, pihaknya mengapresiasi terhadap langkah Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, atas kerjasamanya dengan Kejati Aceh, dalam pelaksanaan kegiatan edukasi dini terhadap pentingnya ilmu pendidikan tentang pengetahuan hukum dilingkungan sekolah setingkat SMA/SMK di seluruh Aceh, khusus Kota Sabang.
Pelaksanaan kegiatan ini sangat bermanfaat sekali bagi siswa-siswi dan masyarakat, pasalnya adik-adik pelajar sebelum melangkah  ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi, mereka sudah memiliki modal awal dalam ilmu hukum. Kemudian, siswa-siswi yang telah mengikuti pemahaman dasar hukum ini juga diharapkan akan menjadi pioner dalam menyampaikan kepada masyarakat tentang betapa pentingnya hukum.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi siswa-siswi dan masyarakat karena mereka sendiri sudah ada modal awal ilmu tentang hukum. Kemudian, kita berharap adik-adik siswa-siswi juga kiranya bisa menjadi pioner setelah mengikuti pemahaman dasar hukum dimasyarakat nantinya,” harap Kajari.

Lebih lanjut dikatakan, aktifitas pelanggar hukum sekarang ini terjadi dengan berbagai lini, ditambah lagi dengan kasus yang sudah mewabah yaitu narkotika, maka pemahaman hukum harus ada dalam jiwa anak bangsa sejak mereka masih dalam usia sekolah, agar wabah pelanggar hukum di negeri ini dapat dicegah sejak dini, mulai dari diri adik-adik yang masih duduk di bangku sekolah.

“Akhir-akhir ini pelaku pelanggar hukum terjadi dengan berbagai bentuk, baik pelanggar hukum pidana, maupun pelaku pelanggar hukum lainnya. Terutama sekali pelaku yang timbul dilakukan oleh kaum muda tentang pelanggaran hukum pidana penyalahgunaan narkoba, maka adik-adik harus tahu tentang bahaya mendekati benda haram itu sekaligus mengajak masyarakat memeranginya,” tandas Kajari.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Kota Sabang, Abdul Hamid, S.Pd., MPd., dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini dilakukan untuk yang ketiga kalinya, dalam kegiatan seleksi duta pelajar dasar hukum bagi siswa-siswi tingkat SMA dan SMK.

“Disdik Aceh kedepan telah memprogram agar nantinya putra-putri Aceh harus menjadi lulusan dari Fakultas ternama yang ada di seluruh Indinesia. Untuk itu, bagi pelaksanaan kegiatan ini luar biasa manfaatnya, karena selain dapat ilmu tentang hukum juga akan menjadi modal saat masuk ke peguruan tinggi nantinya,” kata Kacabdisdik Aceh, Kota Sabang.

Abdul Hamid menambahkan, bagi siswa-siswi yang menjadi juara akan mendapat kesempatan mendampingi Kajati Aceh untuk keliling Indonesia, maka diharapkan kepada peserta seleksi duta pelajar sadar hukum jenjang SMA dan SMK, untuk mengikuti dan terus belajar tatanan ilmu hukum yang diberikan oleh Jaksa dari Kejaksaan Negeri Sabang.

Kemudian, terlaksananya kegiatan ini atas kerjasama Dinas Pendidikan Aceh, dengan Kejaksaan Tinggi (Kajati) dan anggaran bersumber dari Disdik Aceh tahun 2020, dengan harapan Sabang dapat menjadi yang terbaik dari yang terbaik.

Selanjutnya, kedepan asismen kompetensi bagi siswa-siswi kelas tiga Kementerian Pendidikan Republik Indonesia, merubah sistem ujian nasional dengan tidak dilakukan ujian akhir, akan tetapi dilakukan ujian sebelum siwa-siswi duduk dibangku kelas akhir.

Oleh karenanya, diminta kepada siswa-siswi agar belajar dengan rajin dan sungguh-sungguh, agar mendapat hasil terbaik dan mudah masuk ke peguruan tinggi. Untuk diketahui, tidak semua siswa bisa mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi pemahaman dasar hukum ini, yang dipandu langsung oleh pimpinan Kejaksaan.

“Kesempatan baik dan bergengsi ini tidak semua siswa bisa mendapat kesempatan, maka kalian yang tampil hari ini merupakan siswa-siswi terbaik dari penilaian guru-guru di sekolah kalian masing-masing. Dan yang lebih penting lagi adalah, kesempatan ini akan membawa nama besar bukan hanya bagi diri pribadi akan tetapi nama besar Kota Sabang ditingkat Provinsi”, harapnya.

Pelaksaan peserta seleksi duta pelajar dasar hukum jenjang SMA dan SMK Kota Sabang, diikuti 12 siswa-siswi dari SMAN I, SMAN II dan SMKN Kota Sabang. Sementara pemateri dipandu oleh Kejari Sabang, Kasintel, Kasipidsus dan Kasipidum. (Jalaluddin Zky)

HUT Bahayangkara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here