Beranda Daerah Kejari Sabang Tingkatkan Ke Tahap Penyidikan Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa Pembangunan...

Kejari Sabang Tingkatkan Ke Tahap Penyidikan Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa Pembangunan Taman Wisata dan Edukasi Gampong Aneuk Laot

41
0
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Yang Ke -151

Sabang, NAD

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang tingkatkan ke tahap penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Pembangunan Taman Wisata dan Edukasi Gampong Aneuk Laot, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Kepala Kejaksaan Negeri Sabang, Choirun Parapat, SH., MH., dalam konfrensi pers yang digelar Senin (09/8/2021) di Aula Kejari Sabang kepada awak media menyampaikan, sesuai surat Siaran Pers Nomor. PR – 09/L.1.16/Dek.1.08/2021 Penyidikan Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada pembangunan Taman Wisata dan Edukasi Gampong Aneuk Laot Tahun Anggaran 2020.

“Setelah melakukan penyelidikan lebih kurang satu tahun, Tim Jaksa Penyelidik bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Sabang telah sepakat untuk melimpahkan, temuan adanya perbuatan melawan hukum yang berpotensi merugikan keuangan negara dalam kegiatan pembangunan Taman Wisata dan Edukasi Gampong Aneuk Laot,” ungkap Choirun Parapat, SH., MH.

Dijelaskannya, dugaan korupsi Dana Desa Gampong Aneuk Laot, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, dilakukan pada penggunaan anggaran tahun 2021, kini resmi ditingkatkan ke tahap Penyidikan (Bidang Pidsus) sebagaimana hasil ekspose/gelar perkara secara internal yang dilakukan Tim Kejari Sabang, pada tanggal 05 Agustus 2021 lalu.

Taman wisata dan edukasi Gampong Aneuk Laot

Dimana pada kegiatan Pembangunan Taman Wisata dan Edukasi Gampong Aneuk Laot, tahun anggaran 2020 tersebut, dibiayai dengan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 385.81.584,00,. Namun hingga saat pers realese ini diterbitkan, Taman Wisata dan Edukasi tersebut belum juga diserahterimakan kepada Pemerintah Gampong Aneuk Laot.

“Bahkan, kondisi Taman Wisata dan Edukasi Gampong Aneuk Laot itu sendiri kini terbengkalai sampai sekarang dengan kondisi rusak tidak terurus, sehingga terindikasi kuat anggaran yang nilainya sangat besar itu menjadi sia-sia, tentunya merugikan keuangan negara,” jelas Choirun Parapat, SH., MH.

Kepala Kejaksaan Negeri Sabang, Choirun Parapat, SH., MH., menegaskan, mulai hari ini (9/8/2021), kasus dugaan tilep uang negara tersebut dengan resmi dinaikkan ke tahap Penyidikan, dengan Nomor Surat PRINT : 01/L.01.16/Fd.1/08/2021, yang didampingi Kasi Intelijen, Kasi Pidum dan Kasi BB.

Ditambahkannya, dalam kasus dugaan korupsi ini sendiri, Tim Kejari Sabang telah meminta keterangan dari pihak terkait dengan pembangunan Taman Wisata dan Edukasi itu sebanyak 10 orang. Maka, kedepan kemungkinan akan ada pelaku-pelaku lain yang terlibat didalamnya.

“Tim Kejari Sabang yang terdiri dari Kasi Pidsus, Kasi Intelijen, Kasi Datun dan Kasi Pidum terus bekerja keras untuk mengungkapkan kasus dugaan tersebut sampai tuntas. Kepada Keuchik (Kepala Desa) jangan takut gunakan dana desa dan silakan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat dengan tetap menjaga aturan-aturan yang berlaku,” pintanya. (Jalaluddin Zky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here