Beranda Daerah Ketua Koptan Pancur Balok Dusun Lauriman, Kabupaten Dairi, Emosi Saat Dikonfirmasi Wartawan

Ketua Koptan Pancur Balok Dusun Lauriman, Kabupaten Dairi, Emosi Saat Dikonfirmasi Wartawan

28
0
Foto: Gudang pupuk UD. Naburju Tani.

Dairi, Sumut

Ketua kelompok tani (poktan) Pancur Balok Dusun Lauriman, Desa Balandua, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, berinisial MP, naik pitam dan emosi saat dikonfirmasi wartawan terkait keluhan anggota koptan Pancur Balok yang diketuainya.

Beberapa anggota koptan Pancur Balok yang ditemui wartawan baru-baru ini mengatakan bahwa mereka dalam waktu satu setengah tahun terakhir ini tidak ada menerima pupuk subsidi, padahal kepada mereka tetap diminta fotocopi KTP dan KK setiap tahunnya yang disebutkan guna mendapatkan pupuk subsidi dari pemerintah, seperti yang sudah diberitakan sebelumnya.   

Pasca pemberitaan tersebut dari beberapa anggota koptan di Dusun Butar diperoleh keterangan bahwa mereka baru-baru ini telah menerima pupuk subsidi. Namun jumlah yang diterima masih jauh dari harapan, hanya sekitar 1 ton per koptan dan baru beberapa koptan saja yang telah menerima.

Ketua koptan UT berinisial AS yang dihubungi, Senin (25/7/2022), membenarkan hal tersebut, tapi dia tidak mengetahui apakah semua koptan di desanya ada menerina pupuk subsidi atau tidak.

Ketika hal ini hendak dikonfirmasi kepada ketua koptan Pancur Balok Dusun Lauriman, inisial MP melalui telepon selulernya, setahu bagaimana tiba-tiba dia naik pitam. “Itu bukan urusanmu, kerjaanmulah kerjakan,” ujarnya dengan nada emosi seraya menutup pangilan telepon.

Tidak diketahui pasti apa penyebap oknum MP menjadi emosi, namun diduga ada kaitannya dengan pemberitaan terdahulu tentang tersendatnya penyaluran pupuk subsidi dari kios pengecer kepada koptan di Desa Balandua yang mempertanyakan keberadaan pupuk subsidi yang tidak disalurkan kepada anggota koptan.

Bagaimana masalah yang menyebabkan anggota koptan di daerah itu tidak menerima pupuk subsidi sampai setahun setengah, tim BU akan investigasi lebih lanjut. (Percaya Sembiring)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here