Beranda Seputar Sumbar Ketua LKAAM Sumbar Tidak Akan Tarik Ucapannya Sebelum Menag Minta Maaf

Ketua LKAAM Sumbar Tidak Akan Tarik Ucapannya Sebelum Menag Minta Maaf

35
0

Padang, Sumbar

Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatra Barat (Sumbar) Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si., Dt Nan Sati menolak menarik ucapan soal mengharamkan Menteri Agama (Menag) RI datang ke Ranah Minang. Ucapannya baru akan ditarik jika Menag Yaqut Cholil Qoumas meminta maaf.

Ketegasan itu disampaikan Fauzi Bahar pada pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Sumbar saat menemui dirinya. Kehadiran PW GP Ansor Sumbar, untuk klarifikasi pernyataan haram Menag RI datang ke Sumbar

Fauzi Bahar menyebut, pernyataannya baru bisa ditarik jika Menag RI meminta maaf.

“Obatnya cuma minta maaf dan minta ampun kepada Allah,” katanya, Selasa (1/3/2022).

Saat dikonfirmasi, Fauzi Bahar mengatakan, GP Ansor Sumbar meminta dirinya mengklarifikasi pernyataan haramkan Menag ke Sumbar. “Ya saya jelaskan. Tapi kalau mereka mendikte saya ya tidak bisa,” kata Fauzi Bahar

Dia mengatakan, tidak akan menarik kata-katanya sebelum Menag meminta maaf kepada publik secara terbuka. Kalau Yaqut masih mempertahankan pernyataannya, lanjut Fauzi Bahar, masalah tentu tidak bakal selesai.

“Apa sulitnya sih minta maaf? Biasa lah manusia bersalah, karena tidak bisa dia mempertahankan argumennya terus ke masyarakat, gampang saja, minta maaf dan minta ampun kepada Allah,” katanya.

Kalau Yaqut terus mempertahankan argumennya maka akan bersitegang terus jadinya. Namanya kalau berunding tentu harus ada kompromi antara pihak. Sepanjang dia tidak minta maaf kepada umat muslim atau masyarakat Minangkabau maka hal ini akan bersitegang terus.

“Apa sulitnya? Apa rendah pula derajat menteri dengan minta maaf? Biasa saja Menteri minta maaf kalau salah, sebagai manusia tentu ada kilaf, lalu minta ampun dan taubat kepada Allah,” katanya. (AAP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here