Beranda Daerah Kinerja OPD Lelet Jadi Faktor Tingginya Silpa Di Sidoarjo

Kinerja OPD Lelet Jadi Faktor Tingginya Silpa Di Sidoarjo

58
0
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Yang Ke -151

Sidoarjo, Jatim

Sekda Sidoarjo Drs. Ahmad Zaini mengatakan, progres penyerapan anggaran secara berkala disetiap OPD dapat diketahui langung melalui aplikasi E-Kenda.

Dikatakannya, pola penyerapan anggaran di Kabupaten Sidoarjo selalu menumpuk di akhir tahun. Rencana Anggaran Kas/RAK masing-masing OPD tidak tertib.

“Anggaran yang seharusnya diserap di triwulan pertama diserap di triwulan akhir. Hal itu berakibat pada paket pekerjaan yang tidak terlaksana sesuai dengan waktunya,” kata Zaini usai peresmian aplikasi E-Kanda pada, Rabu (2/6/2021).

Khususnya paket pekerjaan kontruksi. Dampaknya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) yang cukup tinggi.
“Silpa kita masih ada di Rp 1,128 triliun, turun memang dari tahun kemarin 2019 tapi masih diatas satu triliun,” imbuhnya.

Maka dari itu dirinya bersama sekretariat bagaimana bisa memantau kegiatan dari seluruh OPD ini dan muncullah E-Kenda ini.

Sementara itu Abdul Munif, salah satu LSM di Sidoarjo mengatakan, kinerja OPD terkesan lelet dan tidak memperhitungkan dampak dari keterlambatan langkah mereka.

“Melihat fenomena kinerja OPD di Kabupaten Sidoarjo, bukan saja tidak bisa bekerja di lapangan tapi secara administrasi mereka juga tidak mampu,” jelasnya, Jumat (4/6/2021).

Dirinya menambahkan, sebagai contoh perbaikan jalan yang dikerjakan ketika masa pemeliharaan belum habis kondisi jalan rusak, secara administrasi hingga saat ini masih banyak pengadaan yang belum memasuki tahap lelang karena keterlambatan administrasi. (drg. H. Ang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here