Beranda Daerah Kodim 0112/Sabang Laksanakan Koordinasi Teknis Menurunkan Penyebaran Covid-19

Kodim 0112/Sabang Laksanakan Koordinasi Teknis Menurunkan Penyebaran Covid-19

34
0
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Yang Ke -151

Sabang, NAD

Dalam rangka menurunkan angka kasus Covid-19 di wilayah Kota Sabang, Kodim 0112/Sabang buka Forum Diskusi bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Sabang, di Aula Makodim Sabang, Rabu (1/9/2021).

Kegiatan Forum Diskusi yang dilaksanakan di Aula Kodim 0112/Sabang bertujuan untuk mencari langkah-langkah yang strategis dan tepat dalam penanganan kasus penyebaran Covid-19 di wilayah kota Sabang.

Dalam sambutannya, Dandim 0112/Sabang, Letkol Czi Istiyarto, S.T., mengatakan bahwa angka kasus terpapar Covid-19 di kota Sabang masih terus meningkat, sehingga Sabang saat ini telah menjadi zona merah.

“Terkait dengan kasus Covid-19 di kota sabang yang masih terus meningkat, perlu bagi kita melakukan langkah-langkah yang strategis dalam menekan kasus Covid-19 di kota sabang, agar persentasenya menurun. Seperti apa penanganan serta kendala kita dalam melaksanakan tugas di lapangan, kita akan bahas dalam forum diskusi ini,” ujarnya.

“Dalam rapat Forum diskusi hari ini kiranya kita mendapatkan solusi yang terbaik untuk penanganan kasus Covid-19 di kota sabang, sehingga kota sabang tidak lagi berada pada label zona merah serta harapannya kota sabang dapat terbebas dari kasus Covid-19” kata Dandim dalam rilisnya yang diterima Bhayangkara Utama, Rabu (01/09/2021).
Kegiatan forum diskusi tersebut sangat antusias diikuti oleh para undangan dari Dinas Kesehatan Kota Sabang dan jajarannya serta para Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Dalam diskusi tersebut, Kabid P2SDK Mayuni Mislih, menyampaikan bahwa kendala yang sering terjadi di lapangan adalah masih ditemukan banyaknya warga yang menganggap bahwa Covid-19 ini adalah hal yang tabu, sehingga menyulitkan tim kesehatan (Surveilans) dari Puskesmas untuk melakukan tracking terhadap warga yang mengalami gejala terpapar Covid-19.

“Pelaksanaan isolasi mandiri (isoman) juga belum dapat dikatakan maksimal, karena kita tidak mengetahui apakah masyarakat tersebut melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin. Dalam hal ini kita selalu mengirim tim surveilans dimana juga selalu didampingi oleh babinsa dan bhabinkamtibmas untuk melakukan tracking terhadap warga yang sedang isolasi mandiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, hal ini sangat disayangkan ketika warga tersebut dinyatakan positif Covid-19 tanpa gejala namun masih berkeliaran di luar rumah.

Di sela-sela diskusi tersebut, dr. Jefo dari Puskesmas Paya Seunara menuturkan, solusi yang tepat dalam menangani angka kasus positif Covid-19 saat ini yang harus diperhatikan adalah bagaimana cara kita untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan.

Kegiatan diskusi yang diselenggarakan oleh Kodim 0112/Sabang berjalan dengan lancar serta tetap menerapkan protokol kesehatan. (Jalaluddin Zky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here