Beranda Daerah KPM Keluhkan Keterlambatan Penyaluran BPNT Bulan Oktober

KPM Keluhkan Keterlambatan Penyaluran BPNT Bulan Oktober

82
0
Foto : salah satu warga keluarga penerima manfaat (KPM) BPNT di Sukabumi

Sukabumi, Jabar

Terlambatnya penyaluran bansos program bantuan pangan non tunai (BPNT) bulan Oktober, disebabkan hingga saat ini saldo di rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih kosong alias zonk.

Tentunya, hal tersebut akan menghambat proses penyaluran, lalu akan menuai beragam pertanyaan serta keluhan dari KPM. Diketahui sebelumnya pendistribusian bansos program BPNT, disalurkan tepat waktu dalam setiap bulannya.

“Selaku KPM, saya sempat merasa cemas dengan keterlambatan penyaluran, apalagi hingga saat ini masih belum ada penjelasan atau klarifikasi dari dinas terkait,” ujar salah seorang KPM yang enggan menyebutkan namanya saat diwawancarai media.

Lanjut ia, mengatakan sebagai warga miskin/tidak mampu, berharap kepada pihak terkait agar segera menyalurkan bansos program BPNT.

“Semoga.bantuan tersebut dapat segera disalurkan, karena kami sangat membituhkannya,” harapnya.

Menurut Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)/pendamping, saat dimintai keterangannya mengatakan, “Penyebab terlambatnya penyaluran, dikarenakan hingga saat ini rekening KPM masih kosong/zonk”.

“Penyebab keterlambatan penyaluran, hingga saat ini rekening KPM belum terisi, saldo masih kosong,” ujar Yudi.

Ketika disinggung, apa penyebab saldo belum masuk rekening KPM, Yudi menegaskan bahwa hal tersebut bukan kewenangan dirinya. Lalu ia menuturkan, bahwa tupoksinya hanya sebatas sebagai pendamping tingkat kecamatan.

“Tupoksi saya hanya sebagai pendamping di tingkat kecamatan saja, adapun terkait rekening masih zonk, pihaknya tengah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak/dinas terkait melalui grup whatsApp, namun hingga saat ini tidak ada tanggapan,” imbuhnya.

Lanjut Yudi membeberkan, bilamana terjadi keterlambatan penyaluran, dirinya yang paling pertama jadi bulan- bulanan KPM, dengan penuh kesabaran ia terus berupaya memberikan pemahaman kepada KPM.

“Ketika terjadi keterlambatan penyaluran seperti sekarang ini, saya orang pertama yang menjadi bulan- bulanan aneka ragam pertanyaan disertai emosi dari masing-masing KPM,” tandas Yudi.

Sementara itu, salah seorang suplier penyedia komoditi dalam program BPNT, saat dimintai tanggapan terkait rekening KPM masih zonk, ia terlihat tidak banyak berkomentar. Menurutnya, selama ini pihaknya hanya sebagai mitra e-warung dalam menyuplai komoditi guna mencukupi kebutuhan KPM.

“Terkait rekening KPM hingga sekarang masih zonk saya tidak bisa berkomentar, adapun persiapan suplai komoditi ke e-warung untuk penyaluran bulan Oktober sudah kami kirim sebelum tanggal 10 tepat waktu seperti bulan-bulan sebelumnya,” ujar Endin. (Ludy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here