KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun Gelar Rapat Pembahasan Evakuasi KMT. Liberty

0
331

Sebagaimana pemberitaan media online ini beberapa hari yang lalu, terkait adanya Kapal Motor Tanker (KMT) Liberty berbendera Cameroon pada hari Sabtu 2 Desember 2023 mengalami kecelakaan dan atau kandas di perairan Tanjung Balai Karimun, Propinsi Kepulauan Riau (Kepri). KMT Leberty dengan bobot 83.724 Ton tersebut kandas, dan saat ini masih berada di perairan Karimun dekat Pulau Asan.

Karimun, Kepri // Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor (Kakan) epala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun, Adi Afandi SH, MH melalui Kasi Patroli Penjagaan dan Penyidikan Kastono S.Sos membenarkan kejadian tersebut. Menurut Kastono, kapal  bertolak dari Tanjung Pelepas Malaysia pada tanggal 28 November 2023 dengan tujuan Tanjung Balai Karimun. Setelah berlayar, pada tanggal 2 Desember 2023 sikira jam 11.00 WIB di sekitar perairan Pulau Asan pada titik kordinat 01°09’12” N – 103°18’36” E KMT Leberty mengalami kandas.

Setelah mendapatkan informasi adanya KMT Leberty kandas, Plt Kepala KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, Adi Affandi SH, MH segera mengambil sikap dan langsung mengerahkan Kapal Patroli milik Ditjenhubla KN.P 352 dan KN. P Marine Surveyor untuk melakukan pengawasan dan pengamanan di lokasi kejadian dan memberikan peringatan kepada kapal-kapal yang melintasi perairan tersebut agar berhati-hati.

Untuk proses evakuasi, sambung Kastono, KMT. Liberty mengalami kandas, masih dalam proses Penyidikan, dan pada Selasa 5 Desember 2023 diadakan rapat di ruangan Kantor KSOP Klas I Tanjung Balai Karimun yang dipimpin oleh Kabag TU KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun Firman Saftari, S.Pel, MMTr dihadiri oleh pejabat struktural Kantor KSOP, TNI AL, KP2BC, Bea Cukai, Kapolres Karimun, PT. Pelindo, PT. Oil Tanking, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan dan Kelautan, Polair, General Agent Kapal dan Owner kapal yang akan diakukan penarikan kapal.

Ditempat yang sama, pimpinan rapat Firman mengatakan, didalam kecelakaan kapal yang saat ini masih dalam proses penyidikan, KMT Liberty diawaki sebanyak 31 orang, tidak ada korban jiwa ataupun pencemaran di perairan sekitar pada kejadian ini,.

“Dari hasil rapat dari awal kordinasi, ada beberapa opsi yang akan dilakukan untuk proses evakuasi kapal tersebut, sambil menunggu hasil Underwater Survei, pada prinsip nya semua lintas sektoral terkait di pelabuhan mendukung, Mensuport Proses kegiatan evakuasi KMT Liberty,” ucap Firman.

Pantauan awak media dilapangan, sikap cepat didalam menyikapi ragam permasalahan yang beketerkaitan dengan tupoksi oleh KSOP Klas I Karimun perlu mendapat acungan jempol, tetap semangat Buat KSOP Klas I Karimun. (Linda/Wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here