Beranda Daerah Lalar Lewat Kapal Tongkang PLTU Labuan, Dikeluhkan Para Nelayan Sidamukti

Lalar Lewat Kapal Tongkang PLTU Labuan, Dikeluhkan Para Nelayan Sidamukti

27
0
Ketua Koperasi Nelayan Mina Bahari, Dede Siswanto

Pandeglang, Banten

Para nelayan Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, merasakan dampak yang cukup luar biasa, dengan adanya pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Labuan, yang menyebabkan adanya limbah yang mencemari perairan di Sidamukti, sehingga hasil tangkap ikanpun cukup berkurang. Hal itu disampaikan Ketua Koperasi Nelayan Mina Bahari, Dede Siswanto di kantornya di Desa Sidamukti, Rabu (15/12/2021).

“Saya sangat miris melihat nelayan Sidamukti, menangkap ikan sampai ke daerah Rancecet yang jaraknya sangat jauh, karana di wilayah perairan Sidamukti ikannya sudah berkurang,” ungkapnya.

Lanjut Dede, disamping limbah yang mencemari lingkungan, dirinya menjelaskan adanya kapal tongkang yang lalar lewat ke PLTU Labuan, sehingga membahayakan para nelayan yang menggunakan alat tangkap ikan ramah lingkungan di sekitarnya.

“Rata-rata disini nelayannya menggunakan alat tangkap ikan ramah lingkungan, jika ditebar sore hari, terkadang pagi sudah rusak terkena tongkang yang lewat,” kata Dede.

Sementara itu Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pandeglang, Dede Widarso, SH., membenarkan banyaknya keluhan para nelayan akibat perairan di Sidamukti yang tidak seperti dulu. Ia menjelaskan, dulu nelayan menangkap ikan cukup ke Karang Seke sudah dapat banyak, sekarang karena perairannya sudah tercemar, harus jauh sampai ke wilayah selatan.

“Seharusnya PLTU Labuan mencari solusi, dengan duduk bareng bersama para nelayan, agar setiap keluhan yang dirasakan nelayan, pihak manajemen PLTU tahu, apalagi adanya dana CSR yang dimiliki,” jelasnya. (Tardi Wijaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here