Beranda TNI Letkol Inf Yordania  : “Sejengkalpun Patok Perbatasan Negara Tidak Bergeser”

Letkol Inf Yordania  : “Sejengkalpun Patok Perbatasan Negara Tidak Bergeser”

121
0

Melalui Konfrensi pers Letkol Inf Yordania, Komandan Satgas Pamtas Yonif 623/BWU Pastikan Patok Perbatasan RI-Malaysia sejengkalpun Tidak Bergeser, Jumat (11/09/2020).

Sebatik Nunukan, Kaltara | Menanggapi pemberitaan di media online, youtube dan media lainnya yang memberitakan patok perbatasan RI-Malaysia telah bergeser dan dicaplok oleh Malaysia, Dansatgas Pamtas Yonif 623/BWU Letkol Inf Yordania, S.I.P., M.Si memerintahkan Patop Satgas, Lettu Ctp Abdul Masdar mengecek langsung di lapangan dan memastikan patok batas negara di Sebatik masih berada di tempatnya, tidak bergeser sedikitpun, pada Kamis (10/09/2020).

Sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan yang bertugas menjaga kedaulatan negara di perbatasan yaitu dengan memastikan patok batas negara yang telah disepakati kedua negara RI-Malaysia tidak bergeser sedikitpun dari tempat semula baik patok yang baru maupun patok yang lama.

Patok batas negara yang menjadi tanggung jawab Satgas Pamtas Yonif 623/BWU khususnya di Sebatik sebanyak 148 patok.

Dalam pengecekan langsung oleh Patop Satgas bersama Wadan Satgas Pamtas Yonif 623/BWU Kapten Inf Priya Firmansyah, Pasi Intel Lettu Inf Burhan, Dan SSK I Kapten Inf Salim dan Batih SSK I Sertu Rubi didapatkan fakta bahwa pemberitaan beberapa hari ini di media online, youtube dan media lainnya tidak benar adanya.

Dalam kesempatan pengecekan langsung dilapangan, salah satunya di Desa Seberang, Kec. Sebatik Utara, Kab. Nunukan, Kades Desa Seberang Bapak H. Hambali (54) mengatakan bahwa berita di media online, youtube dan media lainnya yang menyatakan ada patok batas negara telah dicaplok oleh Malaysia dan ada patok di Sebatik yang bergeser adalah tidak benar.

“Tidak ada patok batas negara yang bergeser itu Pemberitaan Hoax patok di wilayah kami Sebatik Utara.

Informasi yang beredar di media online, youtube dan media lainnya adalah tidak benar,” ujar Hambali.

Disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 623/BWU bahwa berita tentang patok yang bergeser dan dicaplok Malaysia adalah HOAX.

“Saya sudah perintahkan Perwira Topografi Satgas Pamtas Yonif 623/BWU untuk mengecek langsung di Sebatik dan tidak ada patok batas negara yang bergeser,” ujar Dansatgas.

Lebih lanjut disampaikan Dansatgas bahwa Satgas Pamtas Yonif 623/BWU baru saja menyelesaikan patroli patok di Sebatik dan tidak ada pencaplokan patok batas negara oleh pihak negara lain.

“Agar dalam membuat berita sesuai dengan fakta yang ada dan dicek dilapangan. Tanyakan kepada kami apabila ada berita yang meragukan tentang patok perbatasan di sepanjang perbatasan RI-Malaysia sektor timur di Kabupaten Nunukan,” ujar Dansatgas mengakhiri konfrensi pers kepada pewarta. Demikian laporan dari Nunukan Kalimantan Utara. ( Rzl/Tim Kaltara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here