Management PT. REM Bungkam Terkait Pemasangan Police Line Dittipidter Bareskim Polri

0
100

Dengan beredarnya informasi pemasangan Police Line atau Garis Polisi dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Badan Reserse Kriminal  (Bareskrim) Polri di jalan utama hauling PT. Rimau Energy Mining (REM) salah satu perusahaan dari Rimau Grup yang bergerak di bidang pertambangan batubara di Bartim, Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi buah bibir Netizen di berbagai grup media sosial.

Bartim, Kalteng // Hasil penelusuran dilapangan benar adanya Garis Polisi dilengkapi dilengkapi dengan baliho yang bertuliskan “Area dan batubara ini dalam proses Sidik/Sidik Dittipidter Bareskim Polri, sebagaimana dimaskud dalam pasal 158 Undang-undang nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang mineral dan batubara”.

Adapun menurut keterangan salah satu karyawan, bahwa Garis Polisi tersebut di pasang pada Sabtu malam 18 Nopember 2023. Dan menurutnya, saat ini tidak ada aktivitas di tambang setelah adanya Police Line tersebut.

Saat ditanya ada masalah apa sehingga dipasang Police Line, dirinya tidak mengetahui dan entah sampai kapan Police Line tersebut baru dibuka.

Saat tim mencoba konfirmasi ke kantor Rimau Grup, sayang pihak management yang berkompeten memberikan keterangan dan dijawab sedang cuti, jelas security yang bertugas.

Namun saat di konfirmasi awak media melalui handphone via WhatsApp pada Selasa 21 Nopember 2023 tidak ada jawaban sampai berita ini dimuat dan seolah-olah bungkam tanpa memberi penjelasan terkait masalah tersebut hingga berita ini ditayangkan. (Binaria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here