Beranda Daerah Manasik Haji Merupakan Bekal Bagi Yang Akan Melaksanakan Ibadah Haji Dan Umroh

Manasik Haji Merupakan Bekal Bagi Yang Akan Melaksanakan Ibadah Haji Dan Umroh

11
0

Sebanyak 1647 Calon Jamaah Haji yang berasal dari Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran mengikuti kegiatan manasik haji yang diselenggarakan oleh Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat, di Gedung Aula Nadwatul Ummah Pondok Pesantren  Darussalam Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis, Kamis (12/03/2020).

Ciamis, Jabar | Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat Ajam Mustajam, Kepala Kantor Kementrian Agama Ciamis Drs. KH. Agus Abdul Kholiq serta kepala Seksi urusan haji, Drs. H. Tatang dan  Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam KH. Dr. Fadli Yani Ainusyamsi (Ang Icep).

Dalam kata sambutannya Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat Ajam Mustajam mengatakan, kegiatan Manasik Haji ini merupakan tahap ke-4 yang diselenggarakan sebelumnya di Kabupaten Bandung, Cirebon dan Majalengka terlebih dahulu diselenggarakan.

“Jamaah manasik haji dari Kabupaten Ciamis berjumlah 1093 orang, Kota Banjar 175 orang dan Kabupaten Pangandaran sebanyak 379 orang,” tuturnya.

Ajam menerangkan, pemberangkaran haji akan dimulai tanggal 20 Juni 2020, untuk penerbangannya dari Bandara Kertajati.

“Para peserta sebelum diberangkatkan melalui Bandara Kertajati masih harus transit dulu di embarkasi Bekasi untuk melakukan pendokumentasian terlebih dahulu, ini dikarenakan belum adanya fasilitas Asrama Haji yang memadai untuk menampung jamaah yang lebih besar sehingga harus transit dulu di embarkasi Bekasi,” terangnya.

Untuk Hotel, Ajam mengungkapkan akan mengupayakan seluruh peserta jamaah yang diberangkatkan nanti mengisi gedung dan hotel yang sama.

“Hal ini dilakukan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan perjalanan haji agar lebih baik lagi,” tandasnya.

Sementara Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra dalam sambutannya menyampaikan, dengan banyaknya masyarakat yang berangkat haji mudah-mudahan menjadi indikator peningkatan keimanan dan ketaqwaan serta sebagai indikator kesejahteraan masyarakat.

“Ibadah haji adalah rukun Islam yang ke-5 wajib hukumnya bagi kaum muslim yang mampu,”ujar Yana

Kita selaku pemerintah akan senantiasa meningkatkan kinerja, mudah-mudahan terkait pelayanan haji bisa lebih baik dengan tahun lalu.

“Tahun depan Pemerintah Kabupaten Ciamis akan menyelesaikan pembangunan Asrama Haji Islamic Center agar jamaah yang berangkat jamaah haji bisa transit dulu di Asrama Haji,” jelasnya.

Kegiatan manasik ini juga sebagai kewajiban yang sudah diatur dalam perundang-undangan juga sebagai persiapan keilmuan terkait rukun haji, wajib haji dan mengetahui hal apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan pada kegiatan haji.

“Dengan kegiatan ini semoga bisa memantapkan persiapan para calon haji yang akan berangkat nantinya,” harapnya.

Wabub juga menerangkan kegiatan manasik haji  merupakan sarana silaturahmi antar calon jamaah haji, khusus kepada para pembimbing haji diharapkan bisa menjelaskan sejelas-jelasnya kepada jamaah haji terkait rukun haji dan hal terkait pelaksanaan haji nantinya.

“Lakukan tugas mulia ini dengan penuh kesabaran, jangan sampai jamaah tidak tahu terkait tata cara pelaksanaan haji,” tegasnya.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Ciamis Drs. KH. Agus Abdul Kholik mengharapkan perjalanan dan tahapan pelaksanaan haji tahun ini berjalan dengan lancar tanpa ada kendala.

“Atas nama seluruh jajaran Kementrian Agama Kabupaten Ciamis mengucapkan selamat datang kepada para jamaah haji. Jumlah antrian haji untuk wilayah Jawa Barat waiting list sampai tahun 2037.

“Berbahagialah bapak/ibu yang masuk estimasi keberangkatan 2020, mudah-mudahan sampai pelaksanaan haji di tiga kabupaten ini senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here