Beranda Seputar Covid-19 Massa Serbu KRI Teluk Banten 516 Milik TNI AL

Massa Serbu KRI Teluk Banten 516 Milik TNI AL

16
0
KRI Teluk Banten 516

Ende, NTT

Guna mempercepat pemerataan vaksinasi bagi masyarakat kususnya di Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI Angkatan Laut (AL) menggelar program serbuan vaksinasi maritim KRI Teluk Banten 516 yang dilengkapi personil kesehatan, disiapkan untuk membantu wilayah di NTT yang capaian vaksinasinya masih sangat rendah. Bahkan wilayah kepulauan di NTT juga dilayani untuk menyukseskan program vaksinasi nasional.

Bagi daerah dan wilayah yang capaian vaksinasinya masih sangat rendah, saat ini mendapatkan tambahan vaksinasi melalui program Serbuan Vaksinasi Maritim yang diselenggarakan oleh  Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). KRI Teluk Banten 516 yang membawa vaksin Sinovac dalam jumlah besar dan dilengkapi dengan tenaga medis, siap melayani warga Kabupaten Ende yang belum mendapatkan vaksin.

Bagi warga yang belum mendapatkan vaksin diminta proaktif untuk mendaftarkan diri, dan bila perlu sebanyak mungkin yang mendaftar akan dilayani. Vaksinasi dilaksanakan di atas kapal KRI Teluk Banten 516, yang dilaksanakan selama tiga hari di Kabupaten Ende.

Pantauan Media Berita Nasional bhayangharautama.com., Biro Ende di Pelabuhan Bung Karno Ende, warga masyarakat Kabupaten Ende tumpa ruah menunggu giliran untuk divaksin.

Kepada bhayangkarautama.com., di terminal pelabuhan Bung Karno Ende, Kamis (24/11/2021) Danlanal Maumere, Kolonel Laut (P) Dwi Yoga didampingi komandan KRI Teluk Banten 516 Letkol Laut (P) Joko Purwanto, menyampaikan, misi kedatangan KRI Teluk Banten 516 ke Kabupaten Ende untuk percepatan pelayanan vaksinasi bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin. Menurutnya, serbuan vaksinasi maritim merupakan perintah dari pimpinan TNI Angkatan Laut untuk melayani kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi NTT yang masih sangat kurang dalam pencapaian vaksinasi. 

Danlanal Maumere, Kolonel Laut (P)  Dwi Yoga P. M.

“Kegiatan serbuan vaksinasi maritim atas perintah pimpinan TNI Angkatan Laut, untuk melayani wilayah di NTT dan wilayah kepulauan yang capaian vaksinasinya masih sangat rendah. Langkah ini juga sebagai upaya pemerataan pemberian vaksinasi dan juga untuk menyukseskan program vaksinasi nasional. Ada 10 (sepuluh) kabupaten di NTT yang menjadi sasaran serbuan vaksinasi TNI Angkatan Laut. Kita siap melayani masyarakat Kabupaten Ende sebanyak mungkin. Jika masyarakat yang belum mendapatkan vaksin ikut mendaftar dalam jumlah besarpun jauh lebih baik dan kami siap melayani. Semuanya akan kita layani karena stok vaksin sangat banyak yang kita bawa. Ini amanat Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, Dan Lantamal VII Kupang Laksamana TNI AL IG Kompiang Aribawa  CHRMP., yang harus kita laksanakan. Kita berharap masyarakat kabupaten Ende yang belum mendapatkan vaksin proaktif mendaftarkan diri untuk mendapatkan vaksin,” tegas Kolonel Laut (P) Dwi Yoga.

Lebih jauh dijelaskan Danlantamal Maumere, Kolonel Laut (P) Dwi Yoga, TNI Angkatan Laut dalam program serbuan vaksinasi maritim menggunakan KRI Teluk Banten 516 juga membawa tenaga kesehatan dan vaksinator baik dari Lantamal VII Kupang, maupun dari Lanal Maumere. Tenaga medis yang ada akan dibantu oleh tenaga medis baik dari RSUD dan Puskesmas di kabupaten Ende. Jumlahnya sangat banyak dan semuanya siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin.

“Beberapa kabupaten di NTT sudah kita layani dalam program serbuan vaksinasi maritim TNI Angkatan Laut. Awalnya serbuan vaksinasi Maritim TNI Angkatan Laut KRI Teluk Banten 516 sudah melayani kabupaten Sabu Raijua, Rote, Kupang, Alor dan saat ini melayani kabupaten Ende. Rencananya sesuai permintaan Bupati Ende, H. Djafar Achmad, KRI Teluk Banten akan melayani masyarakat di Pulau Ende. Selanjutnya KRI Teluk Banten 516 akan kembali ke pangkalannya di Kupang,” jelas Kolonel Laut, (P). Dwi Yoga P. M. Tr Hanla., M.M., CTMP., Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Maumere, Flores, NTT. (Damianus Manans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here