Beranda Daerah Masuk Zona Merah : Bupati Ende Minta Masyarakat Waspada

Masuk Zona Merah : Bupati Ende Minta Masyarakat Waspada

71
0

Kabupaten Ende, Flores Nusa Tenggara Timur saat ini masuk dalam zona merah berdasarkan data release Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTT per 19 Mei 2020, Kabupaten Ende kembali bertambah 2 pasien positif covid-19, masing-masing dari Kecamatan Ende Timur  dan Kecamatan Ende Selatan,  sementara empat kasus positif sebelumnya berasal dari Kecamatan Nangapanda.

Saat ini di Propinsi NTT, positif Covid-19 bertambah 5 orang per 19 Mei 2020. Dua kasus dari Kabupaten Ende dan tiga kasus dari Kota Kupang. Total kasus positif Covid-19 di Propinsi NTT menjadi 76 kasus sesuai data release Tim Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 Propinsi Nusa Tenggara Timur. -Bupati Ende, H. Djafar Achmad-

Ende, NTT | Demikian pernyataan juru bicara tim gugus tugas percepatan dan penanganan covid-19 yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dr. Muna Fatma di lantai dua kantor Bupati Ende pada, Selasa, (19/05/2020)

“Ada tambahan 2 kasus positif Covid – 19 dari klaster Magetan dan akan dievakuasi ke ruang isolasi RSUD Ende, untuk itu, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada, selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak  agar tidak tertular virus Covid – 19 ini, ungkap dr. Muna Fatma.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Ende, H. Djafar Achmad menghimbau agar masyarakat tetap tenang, tidak boleh panik sambil mengikuti protap kesehatan dari pemerintah.

 dr. Muna Fatma, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende

Bupati Ende juga menambahkan bahwa saat ini Kabupaten Ende dalam kondisi siap baik itu Alat Pengaman Diri (APD), alat rapid test, ruang isolasi dan tenaga kesehatan. Intinya masyarakat jangan panik dan tetap ikuti protap dari pemerintah

“Saat ini di Propinsi NTT, positif Covid-19 bertambah 5 orang per 19 Mei 2020. Dua kasus dari Kabupaten Ende dan tiga kasus dari Kota Kupang. Total kasus positif Covid-19 di Propinsi NTT menjadi 76 kasus sesuai data release Tim Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 Propinsi Nusa Tenggara Timur,” ungkap Bupati Djafar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here