Beranda DPRD Kabupaten Masyarakat Minta Pemerintah Perhatikan Akses Jalan Dan Penerangan Listrik

Masyarakat Minta Pemerintah Perhatikan Akses Jalan Dan Penerangan Listrik

193
0
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Yang Ke -151

Dalam menjalankan masa Reses III DPRD Kabupaten Ende selama sepekan sejak Senin, 22 Juni  hingga Sabtu,  27 Juni 2020,  di beberapa wilayah di Daerah Pemilihan Ende IV, khususnya Desa yang berada diwilayah Kecamatan Lio Timur, Detusoko dan Kecamatan Ndona, Banyak warga di wilayah tersebut meminta Pemerintah Kabupaten untuk memperhatikan Akses Jalan dan Penerangan Listrik.

Bahwa segala aspirasi dan keluhan masyarakat yang terserap melalui Reses, akan diteruskan ke Lembaga Dewan dan pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas terkait untuk bisa menyikapi setiap persoalan yang menjadi prioritas untuk kepentingan masyarakat. “Maksimus Deki – Anggota Komisi II DPRD Ende”

Ende, NTT | Anggota DPRD, Komisi ll yang membidangi Pembangunan, Ekonomi Dan Keuangan dan juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Ende, Maksimus Deki, dalam melaksanakan  kegiatan Reses tersebut, banyak menerima aspirasi dan keluhan masyarakat,  terutama masyarakat mengeluhkan tentang  kondisi jalan serta penerangan listrik yang belum ada diwilayah mereka.

Menurut warga, kondisi infrastrukur diwilayah mereka harus mendapat perhatian serius dari Pemerintah. Akses jalan sangat dibutuhkan untuk menunjang perekonomian warga.  Apalagi wilayah mereka sampai saat ini juga belum menikmati penerangan listrik, seperti diwilayah Desa Woloara dan Mbewawora Kecamatan Lio Timur tersebut yang menggunakan genset saat kegiatan Reses karena belum ada penerangan Listrik.

Warga berharap, dengan hadir melalui Reses langsung di tengah masyarakat, Anggota DPRD dapat memperjuangkan semua aspirasi dan usulan mereka terkait pembangunan infrastruktur diwilayah mereka.

Sementara di hari terakhir Reses tersebut, Sabtu, 27 Juni 2020, di Desa Nanganesa Kecamatan Ndona, Khususnya di RT. 004/RW.002, warga meminta supaya Pemerintah memperhatikan tepian sungai Nanganesa Wolowona yang hingga kini belum dipasang bronjong, mengingat kalau musim hujan, sungai tersebut selalu terjadi banjir besar yang dapat mengancam keselamatan warga.

Untuk itu, Warga meminta Pemerintah segera memperhatikan hal tersebut dan segera mengambil langkah dengan segera memasang bronjong, Sehingga tanah dan pekarangan rumah warga tidak tergerus banjir dan warga merasa nyaman dan tidak takut ketika terjadi banjir.

Menanggapi semua permintaan dan keluhan masyarakat dimasa Reses lll DPRD tersebut, Anggota DPRD Ende, Maksimus Deki, mengatakan, Masa Reses adalah proses menjaring aspirasi dan dirinya akan berjuang menyampaikan setiap aspirasi yang ada.

“Semua yang Bapak/Ibu sampaikan, Akan saya catat untuk menjadi catatan dan rekomondasi Reses di Komisi ll dan juga mitra Komisi lainnya,” ungkap, Maksi Deki.

Lanjut Maksi, Politisi Gerindra tersebut, “Bahwa segala aspirasi dan keluhan masyarakat yang terserap melalui Reses, akan diteruskan ke Lembaga Dewan dan pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas terkait untuk bisa menyikapi setiap persoalan yang menjadi prioritas untuk kepentingan masyarakat,” tandasnya.

Dan seperti disaksikan media ini, Reses dimasa New Normal ini tetap mengacu pada Protokol kesehatan. (Damianus Manans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here