Beranda Daerah Mengaku Sebagai Ahli Waris Sah Kaum Maboet, Lehar Di Gugat Ke Pengadilan...

Mengaku Sebagai Ahli Waris Sah Kaum Maboet, Lehar Di Gugat Ke Pengadilan Negeri Padang

554
0

Kaum ahli waris sah dari Maboet Suku Sikumbang, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam Kecamatan Koto Tangah Kota Padang secara resmi telah mengugat seseorang bernama Lehar ke Pengadilan Negeri Padang Klas IA atas tindakannya selama ini yang mengaku sebagai kaum ahli waris Maboet, membuat dan mempergunakan ranji/silsilah atas nama kaum keturunan Maboet Suku Sikumbang, serta telah pula mempergunakan Putusan Landraad No. 90 Tahun 1931 secara tanpa hak dan melawan hukum tanpa seizin dan sepengetahuan kaum ahli waris sah dari Maboet.

Padang, BU| Gugatan ini diajukan oleh  Bakri Sikumbang Glr Rajo Intan mewakili kaum ahli waris sah dari Maboet pada hari Selasa tanggal 11 Desember 2019 dengan Register Perkara Nomor : 128/Pdt.G/2019/PN.Pdg.

Gugatan kaum ahli waris sah dari Maboet ini didaftarkan ke Pengadilan Negeri Padang Klas IA melalui kuasa hukumnya atas nama Vino Oktavia, S.H., M.H., Poniman A, S.HI., M.H. dan Feri Ardila, S.H. dari Kantor Vino Oktavia Mancun & Associates.

Gugatan ini diajukan untuk meluruskan permasalahan yang berkembang selama ini atas tindakan Lehar yang secara sepihak telah mengaku sebagai kaum ahli waris Maboet sehingga atas perbuatannya telah merugikan kaum ahli waris sah dari Maboet.

Bahkan Lehar dengan mempergunakan dan mengatasnamakan kaum ahli waris Maboet juga telah mengklaim memiliki tanah kaum seluas ± 765 hektar yang berada di 4 (empat) kelurahan, yaitu Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kelurahan Air Pacah, Kelurahan Bungo Pasang dan Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang.

Padahal berdasarkan batas-batas objek perkara dalam Putusan Landraad No. 90 Tahun 1931 tanah kaum Maboet hanyalah seluas ± 2,5 hektar dikelilingi oleh sungai Kurao berada di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam yang sampai sekarang masih dimiliki/dikuasai oleh kaum ahli waris Maboet secara turun temurun dan kaum ahli waris Maboet sama sekali tidak pernah memiliki tanah kaum seluas yang diklaim oleh Lehar yang berada di 4 (empat) kelurahan di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang.

Oleh karena kaum ahli waris sah dari Maboet Suku Sikumbang Kelurahan Dadok Tunggul Hitam telah mengajukan gugatan terhadap perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Lehar di Pengadilan Negeri Padang Klas IA.

Kaum ahli waris sah dari Maboet menghimbau seluruh pihak terutama instansi pemerintah, lembaga penegak hukum, pelaku usaha dan masyarakat luas agar tidak melakukan tindakan/perbuatan hukum apapun juga dengan pihak Lehar yang mengaku sebagai kaum ahli waris Maboet dengan Mamak Kepala Waris (MKW) Lehar sampai adanya kepastian hukum berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) guna untuk menghormati proses peradilan dan menghindari terjadinya akibat-akibat hukum di kemudian hari yang dapat merugikan berbagai pihak dalam perkara ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here