Beranda Peristiwa Minum Miras Oplosan : Pasangan Suami Istri Meninggal Dunia

Minum Miras Oplosan : Pasangan Suami Istri Meninggal Dunia

121

Dua orang pasangan Suami Istri di temukan meninggal dunia, diduga setelah mengkonsumsi minuman keras (miras) oplosan jenis Suliwa, pada hari Rabu (27/05/2020) sekira pukul 08.30 WIB. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra melalui release yang disampaikan Kasubag Humas Polres Ciamis, Kamis (28/05/2020) kepada para awak media.

Dari hasil penelusuran Tim Satreskrim Polres Ciamis, pembelian miras oplosan jenis Suliwa yang dikonsumsi oleh para korban, diduga didapat dari penjual miras oplosan yaitu inisial E di Dusun Cibodas Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis dan saat ini sedang ditangani oleh jajaran untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan. – Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra –

Ciamis, Jabar | Kapolres mengungkapkan, kedua pasangan suami istri setelah diidentifikasi oleh tim Inafis Satreskrim Polres Ciamis, “terungkap atas nama Ramat Ginanjar(28) warga Lingkungan Lembur Balong, Ciamis (Suami) dan dinyatakan meninggal dunia, kemudian  ditemukan di TKP yang sama Mega Yusti (28) yang merupakan istri Ramat Ginanjar juga dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kapolres.

“Korban berikutnya Siham (29) warga Citutut Cijantung Ciamis dan Budi Irawan warga Lingkungan Karang, Ciamis kedua orang tersebut kini dirawat di RSUD Kabupaten Ciamis, adapun korban saudara Aris Rismawan (30) warga  Dusun Citutut Cijantung, tidak dirawat,” terangnya.

Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra

Dony Eka menjelaskan Kronologis kejadian, “pada hari Senin 25 Mei 2020 sekira pukul 16.00 WIB di rumah orang tua Saudari Mega Yustita di Lingkungan Kertasari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, 5 orang melakukan pesta miras diduga meminum oplosan jenis Suliwa,” ungkapnya.

Kemudian  lanjut Kapolres, “pada hari Selasa tangal 26 Mei 2020 sekira jam 21.00 Wib Saudara Rahmat dan Saudari Mega yang merupakan suami istri, merasakan gejala sesak nafas disertai pusing kemudian  dilarikan ke RSUD Kabupaten Ciamis untuk mendapatkan perawatan dan penanganan medis, akan tetapi sehubungan gejala yang diderita cukup parah, kedua korban tersebut (Ramat dan Mega) dinyatakan meninggal dunia pada hari Rabu tangal 27 Mei 2020 sekira jam 02.00 WIB,” tuturnya.

BACA JUGA :  Launching Kampung Tangguh : Wabup Bersama Kapolresta Sidoarjo Semangati Warga Candi

Korban lainnya yaitu Siham dan Budi, pada hari Rabu 27 Mei 2020 sekira jam 09.00 Wib dilarikan ke RSUD Ciamis dengan gejala yang sama yaitu sesak nafas dan pusing yang selanjutnya dilakukan penanganan dan perawatan terhadap kedua orang tersebut.

“Dari hasil penelusuran Tim Satreskrim Polres Ciamis, pembelian miras oplosan jenis Suliwa yang dikonsumsi oleh para korban, diduga didapat dari penjual miras oplosan yaitu inisial E di Dusun Cibodas Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis dan saat ini sedang ditangani oleh jajaran untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan,” tegas AKBP Dony Eka.

Kapolres Ciamis menghimbau kepada seluruh masyarakat Tatar Galuh Ciamis untuk menghindari serta menjauhi minuman haram tersebut, “Sayangi diri dan keluarga anda jangan sampai melakukan perbuatan yang dilarang oleh Agama dan Negara yaitu mengkonsumsi minuman oplosan, meminum oplosan berarti anda mencari mati karena dalam jenis minuman yang di oplos kadar dan dosis itu tidak bisa di prediksi sehingga tubuh anda tidak kuat menahannya yang akibatnya nyawa anda melayang,” tegasnya.

Langkah yang dilakukan Polres Ciamis dalam meminimalisir peredaran miras oplosan, jajaran Polres Ciamis secara rutin menggelar operasi yang ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar tempat tempat atau warung yang diduga menjual minuman keras.

Kapolres berharap kepada seluruh warga kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran, jika menemukan penjual miras, minuman oplosan agar tidak sungkan sungkan untuk melaporkan kepada pihak berwajib dan kami langsung akan turun untuk menindaklanjutinya.

Kapolres juga meminta, “untuk tetap menjaga kondusifitas, ketika menemukan hal-hal yang mengarah akan terganggunya kamtibmas di wilayah hukum Polres Ciamis, biarkan kami yang menyelesaikannya agar tercipta kedamaian di wilayah yang kita cintai ini,” harapnya.

Komentar Facebook