Beranda Peristiwa Miris, Bayi Perempuan Lahir Dalam Perjalanan Menuju Puskesmas

Miris, Bayi Perempuan Lahir Dalam Perjalanan Menuju Puskesmas

97
0

Seorang ibu hamil Karolina Karo, (38),  warga Dusun Sorosidi Desa Lise Lande, Kecamatan  Kota Baru, Kabupaten Ende, NTT, terpaksa melahirkan bayinya disebuah pondok milik warga yang berada di tepi jalan saat hendak menuju Puskesmas, Kamis, (12 /12/2019)

Ende, NTT | Saat itu, Ibu Karolina bersama suaminya, Sebastianus Bedu hendak ke Puskesmas Kota Baru yang jarak tempuhnya kurang lebih 20 km dari kampung tempat tinggal mereka.

Dengan menggunakan sepeda motor Ibu Karolina diboncengi oleh suaminya Sebastianus menuju Puskesmas yang berada di pusat Kecamatan dengan ketiadaan sarana transportasi ditambah kondisi jalan yang rusak parah.

Dalam perjalanan Karolina terpaksa harus melahirkan bayinya dan dibopong oleh suaminya menuju sebuah pondok milik warga yang berada ditepi jalan.

Dengan dibantu oleh seorang Bidan Desa  (Bides) sukarela, Agustina Lita, yang mengawal perjalanan mereka menuju Puskesmas, sehingga nyawa keduanya  (ibu dan bayi) ini dapat diselamatkan dengan menggunakan peralatan yang seadanya, sehingga peristiwa tersebut mengundang keprihatinan banyak pihak.

Anggota DPRD Ende, Virgilius Kami, ST

Anggota DPRD Ende, Virgilius Kami, ST, kepada media ini mengatakan, peristiwa serupa bukan baru kali ini terjadi, tetapi sudah yang kesekian kalinya.

Hampir puluhan ibu – ibu hamil yang ada didesa yang melahirkan bayinya ditengah jalan saat hendak menuju Puskesmas. Untuk itu, sebagai Anggota DPRD, pihaknya mendesak Pemerintah Kabupaten Ende memperhatikan kondisi yang terjadi saat ini. Dengan segera memperbaiki ruas jalan yang rusak dan menyiapkan fasilitas pendukung lainnya seperti kendaraan operasional Puskesmas.

Selain itu, Virgilius meminta Pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas Kesehatan untuk segera membentuk Badan Kemitraan Puskesmas (BKP) disetiap desa untuk mendekatkan pelayanan khusus bagi ibu – ibu hamil.

BKP ini kata Virgilius, “menjadi salah satu pendukung keberhasilan program kesehatan yang mana tugasnya menjembatani fungsi pemberdayaan dan  juga melayani dan memantau kegiatan yang ada di wilayah kerja Puskesmas,” katanya.

Hal ini diungkap Virgilius, sangat penting karena dalam upaya meningkatkan kualitas masyarakat dan pembaharuan kembali sistim khususnya di Puskesmas demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Ende.

Untuk itu Virgilius berharap, “Pelayanan dibidang kesehatan khususnya di Puskesmas – puskesmas terkecil dapat ditingkatkan dengan mengelolah kembali rumah tunggu sementara bagi ibu hamil, karena rumah tunggu sementara tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang masih belum terjangkau oleh Puskesmas,” ungkap anggota DPRD Ende ini.

“Kehadiran Badan Kemitraan Puskesmas (BKP) ini menjadi suatu kebutuhan karena hal yang ingin dicapai dengan kehadiran BKP ini adalah adanya penurunan angka kematian ibu dan anak serta ibu – ibu hamil diwilayah kecamatan,” pungkas Virgilius Kami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here