Beranda Narkoba Nekat Gendong Sabu 2 Kilo, TKI Asal Aceh Terancam Hukuman Mati

Nekat Gendong Sabu 2 Kilo, TKI Asal Aceh Terancam Hukuman Mati

77
0

Sat Narkoba Res Tanjung Balai yang langsung dipimpin Kapolres Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha Prawira,SIK.,MH laksanakan Konferensi Pers dihadiri rekan-rekan insan Pers dari Media Cetak, TV dan Online serta para pejabat utama Polres Tanjung Balai.

Tanjung Balai, Sumut  | Sebelumnya 20 orang TKI ilegal asal Malaysia diamankan ke Mapolres Tanjung Balai, selanjutnya dilakukan pemeriksaan atas barang-barang bawaan dan pendataan.

Dari hasil pemeriksaan dari tas rangsel dua orang TKI yakni Musassirin alias Basyir (21) dan Muhammad Zul Fadlisyah alias Fadli (30) yang keduanya berasal dari Preulak dan Panton Labu Aceh ditemukan sabu seberat 2kg.

Setelah dilakukan pendataan, selanjutnya ke 18 orang TKI diserahkan ke kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan, sedangkan Tersangka Basyir dan Fadli diinapkan di Sel Mapolres Tanjung Balai.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira, SIK, MH yang didampingi Waka Polres Kompol Edi Bona Sinaga dalam Keterangannya mengatakan, “Bahwa TKI yang membawa narkotika jenis sabu tersebut berangkat dari Malaysia menaiki kapal ikan yang sudah diketahui identitasnya namun masih dalam penyelidikan, karna Kapal berikut nakhodanya tidak berada di Wilayah Kota Tanjung Balai,” ungkap Kapolres.

Tersangka yang telah diamankan berikut barang bukti Narkotika jenis Sabu yang berhasil disita dari Kedua orang tersangka pertama Musassirin alias Basyir, Lk, lahir di Bandrong Tanggal 25 Januari 1999, 21 Thn, Suju Aceh, Pekerjaan Wiraswasta, Agama Islam, Warganegara Indonesia, Alamat Dusun Tanjung Desa Bandrong Kec. Preulak Kabupaten Aceh Timur.

Satu bungkus besar Plastik Transparan diduga berisi Narkotika Jenis Sabu berat Kotor 1.050 (Seribu limapuluh gram), Satu unit Hand Phone Metk Samsung Warna Putih Nomor imei 35830505983026, no Sim Card 01123620834, Satu Potong Handuk Warna Biru dan Satu buah Tas Ransel Warna Abu abu Merk Xiuxianbeibao.

Tersangka kedua Muhammad Zul Fadlisyah alias Fadli, Lahir di Mns Dayah tanggal 3 Mei 1989, umur 30 Thn, Suku Aceh, Lk, Pekerjaan Wiraswasta, Islam, Warganegara Indonesia, Alamat Dusun Lampoh Oe Desa Kota Panton Labu Kec Tanah Jambo Aye Kab Aceh Utara Prov Nangroe Aceh Darussalam, Barang Bukti Satu Bungkus Plastik Transparan diduga Berisi Narkotika Jenis Sabu berat Kotor 280 gram (duaratus delapan puluh).

Satu Bungkus Plastik Transparan diduga berisi Narkotika Jenis Sabu berat kotor 250 (duaratus lima puluh) gram, Satu Bungkus Plastik Transparan diduga berisi Narkotika Jenis Sabu berat kotor 270 (duaratus tujuh puluh) gram, Satu bungkus Plastik Transparan diduga berisi Narkotika Jenis Sabu berat Kotor 250 (duaratus lima puluh) gram, Satu buah Paspor an. Muhammad Zul Fadlisyah alias Padli, Satu buah Hand Phone Merk Samsung Warna Emas No Sim Card 01123830983, No IMEI 358433070415501/01, Satu buah tas hitam Merk Polo.

Terhadap kedua Tersangka ditahan karena telah melakukan tindak pidana dipersangkakan Melanggar Pasal 113 Ayat (2) Sub Pasal 115  Ayat (1) Subs Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman Hukuman Paling Singkat 5 Tahun, Paling Lama 20 Tahun, maksimal Seumur Hidup atau Pidana Mati dengan ancaman hukuman Minimal 5 Tahun Penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here