Beranda Hukum New Monggo Mas karaoke Terkena Razia, Sejumlah Pengunjung Kedapatan Mengkonsumsi Narkoba

New Monggo Mas karaoke Terkena Razia, Sejumlah Pengunjung Kedapatan Mengkonsumsi Narkoba

244
0
RSUD Tobelo

Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, khususnya Satpol PP tampaknya kecolongan lagi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebab Diskotek New Monggo Mas, Daan Mogot Jakarta Barat ternyata masih beroperasi.

Parahnya, menurut laporan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, ada penyalahgunaan narkoba di lokasi itu. BNNP disebutnya melakukan razia pada Kamis 17 Desember 2020 dini hari.
Menurut keterangan Kabid Pemberantasan BNNP DKI, Kombes Pol. AriefDarmawan, ketika BNNP DKI melakukan razia, ditemukan ada sembilan orang pengunjung yang didapati positif menggunakan narkoba. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Arifin mengamini informasi tersebut.

“Kami dapat laporan kalau kemarin BNNP melakukan operasi di Diskotek Monggo Mas, kemarin malam, hari Kamis, malam Jumat. Ternyata tempat ini buka,” ujar Arifin, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat 18 Desember 2020.
Arifin menjelaskan, berdasarkan pasal 54 Peraturan Gubernur nomor 18 tahun 2018, jika ada tempat wisata dengan penyalahgunaan narkoba, maka usaha itu harus ditutup secara permanen. Pihak Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI juga memberikan surat rekomendasi kepada pihaknya untuk penyegelan terhadap lokasi dimaksud. Karena persyaratan sudah terpenuhi, maka ia akan mengerahkan petugasnya menutup diskotek itu.

“Akan dilakukan penutupan, penyegelan secara permanen, dan izin usahanya pun akan dilakukan pembekuan atau pencabutan,” kata dia.

Tak hanya melanggar aturan penyalahgunaan narkoba di tempat pariwisata, New Monggo Mas juga dinyatakan melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebab sampai saat ini, Pemprov DKI belum memberikan izin kepada diskotek untuk beroperasi.

“Nah, dengan membuka kegiatan operasionalnnya, berarti tempat ini sudah melanggar. Yaitu melanggar ketentuan protokol kesehatan, bahwa seharusnya diskotek itu belum buka,” katanya.
Arifin menyebut sebenarnya pihaknya sudah rutin melakukan patroli terhadap tempat usaha yang melanggar. Namun, kerap kali para pengelola bisa mengelabui petugas dengan sejumlah cara agar tidak terlihat sedang beroperasi.

“Ketika kami lakukan pengawasan patroli yang kami lihat di sana sepi, tidak ada aktivitas, tapi sekarang kami dapat laporan ada kegiatan,” ucap Arifin.

Karena itu, di masa mendatang Arifin menyatakan pihaknya akan lebih gencar melakukan pengawasan di tempat hiburan malam. Razia dan pengecekan langsung akan dilakukan agar para pengusaha jera.

“Kami saling bersinergi, berkolaborasi dengan semua SKPD yang terkait, dalam hal ini teman-teman Dinas Pariwisata, juga unsur dari Kepolisian, dan unsur TNI,” kata dia.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta Arifin menyatakan, akan menyegel dan menutup Diskotek Monggo Mas Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Sebab, diskotek itu telah beroperasi di masa PSBB Transisi yang sangat berpotensi menyebarkan virus corona atau Covid-19 di Ibukota DKI Jakarta.

“Kami akan segera menyegel diskotek Monggo Mas itu, karena sudah melanggar aturan,” tegas Arifin ketika dihubungi Jumat (18/12/2020) malam.

Arifin menegaskan pada Sabtu (19/12/2020) besok, berjanji akan turun langsung melakukan penyegelan. Bahkan, tidak hanya disegel, diskotek itu tak lagi diperbolehkan beroperasi.

“Saya akan minta Dinas Pariwisata dan Ekononi Kreatif untuk segera mencabut izin usaha diskotek itu,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here