Beranda Polda Oknum Anggota Polri Ajudan Gubernur Ditangkap Polisi Saat Edarkan 10.5 Kg Sabu

Oknum Anggota Polri Ajudan Gubernur Ditangkap Polisi Saat Edarkan 10.5 Kg Sabu

88
0
Foto: Ilustrasi sabu.

Batam, Kepri

Hal memalukan tak hanya bagi korps Polri tetapi juga Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, ajudannya diduga mengedarkan narkoba jenis sabu.

Sang ajudan atau pengawal pribadi Gubernur Kepri Ansar Ahmad itu juga masih anggota aktif Polri.

Saat ini, sang ajudan Gubernur Kepri Ansar Ahmad itu menjalani pemeriksaan di Mapolda Kepri. Dia dan 2 orang lain (warga sipil) diperiksa oleh penyidik Subdit DitresNarkoba Polda Kepri. Satu dari 2 warga sipil itu adalah sekuriti atau anggota Satpam (satuan pengamanan).

Ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga mengedarkan narkotika jenis sabu di kawasan Pulau Bintan, Tanjung Pinang dan Lagoi.

Tak tanggung-tanggung, dari tiga tersangka polisi mengamankan barang bukti seberat 10,5 kilogram narkoba jenis sabu. Informasi semula, mereka dikabarkan mengedarkan narkoba jenis ganja, tetapi ternyata sabu.

“Saya luruskan informasi tersebut, bukan ganja melainkan serbuk kristal yang kita duga kuat narkotika jenis sabu-sabu,” ungkap Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol. Ahmad David saat dihubungi Selasa (1/2/2022).

Untuk mengetahui barang bukti keseluruhan harus dilakukan uji laboratorium. Namun pihaknya menduga kuat barang bukti tersebut merupakan sabu.

Kombes Pol Ahmad David pun menegaskan, dari ketiga orang yang ditangkap itu hanya seorang ajudan Gubernur.

“Ditangkap tiga orang. Satu orang ajudan Gubernur dan dua orang warga sipil. Jadi ketiganya bukan pengawal Gubernur Kepri,” bebernya.

Ia menyebutkan penangkapan tiga tersangka merupakan hasil pengembangan yang dilakukan Polres Tanjungpinang.

Tiga tersangka bahkan diamankan dari dua lokasi yang berbeda. Satu diantaranya di Pulau Dompak dan di Kawasan Wisata Lagoi, Bintan.

Saat ditangkap, sang ajudan Gubernur Kepri sedang tidak bertugas. Mereka diamankan polisi pada Jumat (28/1/2022) lalu.

Saat ini polisi masih melakukan pengembangan untuk memburu tersangka lainnya. Kasus ini sudah diambil alih penyidik Ditresnarkoba Polda Kepri.

“Itu informasi sementara iya. Nanti diinformasikan pagi,” katanya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here